11 RIBU Hektare Lebih Lahan Terbakar

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup Kementerian LH Dasrul Chaniago (tengah) bersama BMKG saat mengecek pesawat TNI AU yang melaksanakan operasi modifikasi cuaca di Lanud Sjamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (14/8/2025). (ANTARA/Firman)

Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup Kementerian LH Dasrul Chaniago (tengah) bersama BMKG saat mengecek pesawat TNI AU yang melaksanakan operasi modifikasi cuaca di Lanud Sjamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (14/8/2025). (ANTARA/Firman)

SuarIndonesia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mencatat hingga saat ini sudah 11 ribu hektare lebih lahan terbakar secara nasional yang terjadi di berbagai daerah, terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan.

“Data ini berdasarkan citra satelit serta laporan kawan-kawan di lapangan seperti Manggala Agni, TNI-Polri hingga masyarakat peduli api,” kata Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup Kementerian LH/BPLH Dasrul Chaniago di Banjarbaru, Kamis (14/8/2025).

Khusus di Kalimantan Selatan, kata dia, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lahan terbakar di musim kemarau ini mencapai 150 hektare dari 83 kali terjadinya Karhutla.

Adapun lahan terbakar mayoritas jenis gambut yang jika musim kemarau tinggi permukaan air tanah berkurang drastis.

Dasrul menyebut jika areal gambut terbakar maka sulit dipadamkan lantaran api bisa mengendap di kedalaman tanah.

Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pencegahan di samping penanggulangan jika sudah terlanjur terbakar.

Dia menyatakan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk bersama-sama dalam upaya mencegah dan memadamkan Karhutla.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Seperti yang kini dilakukan di Kalimantan Selatan dengan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dimotori Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Dengan upaya modifikasi cuaca yang bertujuan agar turun hujan, maka ini langkah paling efektif untuk membuat tanah tetap basah sehingga sulit bagi api menyala,” tutur Dasrul dilansir dari ANTARANews.

Dengan demikian, jika tetap terjadi Karhutla ketika tanah basah maka patut diduga ada energi yang cukup disediakan oknum membakar secara sengaja.

“Siapa pun pelaku pembakar lahan harus ditindak tegas dan Kementerian LH komitmen melakukan penegakan hukum,” ucapnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
OMC Semai Tiga Ton Garam
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Api membakar lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:47

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca