Waket TKN Pastikan Pendukung Jokowi tidak akan Ikut Reuni 212

- Penulis

Kamis, 29 November 2018 - 11:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Arsul Sani memastikan bahwa peserta acara Reuni Alumni 212 tak akan memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Reuni Aksi 212 diketahui bakal digelar 2 Desember 2018 mendatang di Lapangan Monumen Nasional

“Gini, yang ikut [reuni alumni] 212 itu sudah bisa dipastikan tidak memilih pak Jokowi [di pilpres],” kata Arsul saat ditemui di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (28/11).

Meski demikian Sekretaris Jenderal PPP itu menegaskan bahwa gelaran aksi reuni yang diselenggarakan Persaudaraan Alumni 212 tersebut tak akan berpengaruh pada sisi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di Pilpres. Mengingat para pendukung maupun simpatisan Jokowi-Ma’ruf dipastikan tak akan ada yang ikut dalam aksi tersebut.

“Sudah bisa dipastikan itu maknanya kecenderungan kuatnya itu tidak memilih Pak Jokowi. Karena kalau yang mendukung Pak Jokowi pasti nggak mau capek-capek ikut ini,” ungkapnya.

Selain itu, Arsul turut mengatakan bahwa Reuni Alumni 212 ini berbeda dengan aksi 212 yang digelar pada 2016 silam. Menurutnya, aksi kali ini kental akan muatan politis jelang Pilpres yang digelar tahun depan.

Baca Juga :   ANAK harus Dilindungi dari Promosi Vape di Medsos

Ia mencatat bahwa PA 212 sebagai inisator aksi tersebut kerap kali membawa slogan-slogan politik ketika melakukan aksi dalam beberapa waktu belakangan.

“Selama ini kan catatan teman-teman, yang ada di 212 acara apa pun kan kemudian muncul sisi-sisi politiknya. Terakhir itu apa ya, yang katanya terus ada pidatonya pilih Prabowo-Sandi,” kata dia.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla
WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56