TURUT TERPUKUL COVID-19 Penjual Bambu, Berharap Agustusan Jadi Berkah

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2020 - 19:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Matahari sedang terik-teriknya. Persis di atas ubun-ubun. Saat itu Supian sedang sibuk menyelesaikan aktivitasnya. Bambu yang berserakan di atas rakit harus segera dirapikan agar tak hanyut ke sungai.

Ya, Supian merupakan salah seorang penjual bambu di kawasan Sungai Baru, atau sering disebut Kampung Ketupat. Bambu berbentuk rakit itu biasanya disandarkan di siring. Lebih tampak jika dilihat di atas Jembatan Dewi.

Saat dijumpai, bungsu dari empat bersaudara ini mengaku kondisi penjualan bambu saat ini sedang seret-seretnya. Perdagangan sektor ini juga ikut  terpukul akibat pandemi. Omset penjualan menurun drastis dibanding sebelum pandemi.

“Sebelum CoVID-19 orderan bisa sampai 100 batang. Sekarang paking 10 sampai 20 batang saja. Itupun susahnya minta ampun,” keluh Supian saat dijumpai, Minggu (19/07/2020) siang.

Bambu-bambu ini umumnya digunakan untuk menopang para pekerja bangunan guna membangun gedung, atau setidaknya pengecatan yang memerlukan bambu tak sedikit.

Namun sejak pandemi terjadi, proyek pembangunan pun ikut tergerus lantaran ekonomi yang merosot tajam. Otomatis pembelian bambu ikut terseret. “Paling terasa saat PSBB. Tak ada pembeli sama sekali,” bebernya.

Supian mengungkapkan, lantaran pembelian dalam jumlah banyak jarang ditemui, saat ini yang dirinya harakan hanya bisa berharap kepada pembeli biasa.

Sebab, meski batangan bambu umumnya digunakan oleh pekerja bangunan, bukan berarti tak dapat digunakan untuk keperluan lain. Contoh untuk kurungan unggas, membuat rangka layang-layang, atau mendirikan umbul-umbul.

Contoh terakhir adalah harapan besar Supian untuk menghabiskan tiga rakit bambu miliknya yang saat ini masih tersisa. Peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang menjadi harapan besar agar bambu yang tersisa bisa ludes terjual untuk keperluan umbul-umbul.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEL Paman Birin, Bikin Heboh dan Sekaligus Haru Pegawai

“Biasanya akhir Juli mulai ramai pembeli. Sehari, biasanya bisa laku 400 batang sehari. Semoga saja tak terjadi kendala,” harapnya.

Lantas berapa harga bambu per batangnya? Supian mengungkapkan, harga bambu yang dia jual bervariatif, tergantung besar dan ukuran panjangnya.

Untuk bambu yang biasanya digunakan para pekerja bangunan rata-rata belasan meter. Dibandrol dengan harga Rp25 ribu per batangnya.

Sedangkan untuk ukuran kecil yang panjangnya lima sampai tujuh meter, dijual dari harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per batangnya.

Bambu-bambu yang dijual Supian, tidak diambil di Banjarmasin. Melainkan dari kawasan Hulu Sungai. Tepatnya, di Kandangan. Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Perlu empat hari empat malam untuk sampai ke sini. Diangkut menggunakan perahu, melalui jalur sungai,” jelasnya.

Datang ke Banjarmasin, bambu-bambu sudah terikat tali dan berbentuk rakit. Supian, biasanya membeli sebanyak enam rakit. Dalam satu rakit, terdiri dari 2.000 batang bambu.

“Ketika digunakan, bambu bisa bertahan hingga dua bulan. Pembeli terjauh saya saat ini, baru wilayah Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang
BERGESER JABATAN Sejumlah “PAMEN” Lingkup Polda Kalsel, Termasuk Lima Kapolres
MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas
DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak
RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat
INDONESIA Hentikan Impor Solar Menyusul mandatori B50
POLICE EXPO 2026 Digelar Polda Kalsel Momentum Semakin Mendekatkan dengan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:03

PLAZA Seremoni IKN Raih Honour Award

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:43

RESMI DITUTUP Sekdaprov Kalsel MTQN Tingkat Provinsi di Batola, Piala Bergilir dan Tetap Diraih Kota Banjarmasin

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:16

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:15

BERGESER JABATAN Sejumlah “PAMEN” Lingkup Polda Kalsel, Termasuk Lima Kapolres

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30

BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20

DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:12

3 PENCURI Meteran Air PDAM Diringkus

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:59

RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Plaza Seremoni IKN tampak dariu udara. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

PLAZA Seremoni IKN Raih Honour Award

Jumat, 26 Jun 2026 - 22:03

Belanda dan Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (IMAGN IMAGES via Reuters/JAY BIGGERSTAFF)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Klasemen dan Tim yang Lolos

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca