TOTAL APBD Kalsel Perubahan 2024, Rp 11,6 Triliun

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 23:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK (kiri) dan (Sekda Provinsi, Roy Rizali Anwar. (SuarIndonesia/HM)

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK (kiri) dan (Sekda Provinsi, Roy Rizali Anwar. (SuarIndonesia/HM)

SuarIndonesia – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Perubahan Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 11,6 triliun.

Penyampaian ini usai rapat finalisasi Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024. Rabu (7/8/2024).

KUPA dan PPAS Perubahan 2024 itu akhirnya difinalisasikan pembahasannya oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalsel.

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK mengucap bersyukur finalisasi pembahasan APBD Perubahan 2024 sudah disepakati TAPD bersama Banggar.

Dirinya menegaskan saat rapat anggaran sudah sepakat finalisasi perubahan APBD Kalsel, kemudian Kamis 8 Agustus 2024 pengesahan dan selanjutnya Rabu 21 Agustus 2024 diparipurnakan.”Kami sepakat karena searah dan sejalan,” Ujarnya.

Baca Juga :   KPU tak Cetak Ulang Surat Suara !, Gambar Aditya-Said Abdullah Dipastikan Tetap Terpampang

Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar bersyukur finalisasi sudah disetujui, dirinya menyatakan pembahasan perubahan APBD ini berjalan dengan lancar dan semua aspirasi ditampung kemudian tinggal melakukan pembahasan internal hingga saat paripurna dan pengesahan nanti sudah selesai.”Total APBD Kalsel Perubahan 2024 mencapai Rp 11,6 triliun,” Ucapnya.

Mengenai permohonan Banggar untuk skala prioritas. Sekda juga tegaskan akan panggil SKPDnya dan di lihat mana yang benar-benar prioritas namun juga dilihat kemampuan anggarannya.

“Kalau memang prioritas dan dan ada anggarannya, tapi kalau tidak prioritas, maka kita akan geser anggarannya,” ujarnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca