SuarIndonesia – Tiga tokoh pengusaha di Kalimantan Selatan (Kalsel) H Andi Syamsuddin Arsyad yang akrab disapa H Isam dan Almarhum H Abidin serta almarhum H Abdussamad Sulaiman dianugerehi penghargaan Bintang Mahaputera oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (25/8/2025).
Ini dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Pembacaan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 73, 74, 75, 76, 78 PK Tahun 2025 tentang pemberian tanda jasa dan kehormatan.
” Bintang Mahaputera Utama merupakan tanda kehormatan kelas ketiga, yang diberikan kepada tokoh dengan jasa luar biasa dalam menjaga keutuhan dan kejayaan NKRI. Untuk Bintang Mahaputera Utama ini diberikan kepada Andi Syamsuddin Arsyad,” ujar pembawa acara ketika membacakan keputusan.
Alasan utama pemberian penghargaan ini adalah kontribusi nyata H Isam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui kiprahnya di dunia usaha, yang hususnya di sektor pertambangan batu bara, transportasi, dan infrastruktur. Dimana H Isam dinilai mampu membuka ribuan lapangan pekerjaan dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah maupun nasional.
“Beliau berjasa luar biasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membangun usaha dari daerah hingga berdampak nasional, serta membuka banyak lapangan kerja,” tambah pembawa acara.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara langsung oleh Presiden kepada pengusaha asal Tanah Bumbu yakni H Isam didampingi sang istri menerima penghargaan Bintang Mahaputera Utama.
Kemudian, H Abdussamad Sulaiman menerima penghargaan Bintang Mahaputera Pratama yang berjasa dalam pertumbuhan ekonomi daerah hingga nasional melalui bisnis sektor pertambangan batu bara dan membuka banyak lapangan pekerjaan di Kalsel.
Penghargaan Bintang Mahaputera Pratama yang diberikan kepada almarhum Abdussamad Sulaiman yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto diterima oleh sang anak yakni Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri drg Ellyana Trisya Hasnuryadi.
Lainnya, penghargaan Bintang Mahaputera Pratama juga diberikan kepada almarhum H Abidin yang diterima oleh putrinya Hj Mariana karena juga berjasa mengangkat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dalam sektor batu bara.
Sementara Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan penghargaan tersebut kepada mendiang ayahnya, Abdussamad Sulaiman.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan penghargaan yang begitu indah ini kepada Founder Hasnur Group yakni abah kami tercinta H Abdussamad Sulaiman bin H Basirun. Penghargaan ini tentunya juga untuk almarhumah mama kami tercinta Hj Nurhayati,” ungkap Hasnuryadi Sulaiman.
Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi Sulaiman mewakili keluarga besar Hasnur Group juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan dan masyarakat Banua, Kalsel.
“Tentunya penghargaan ini juga tak lepas dari jerih payah seluruh karyawan dan masyarakat Kalimantan Selatan yang terus memberikan kepercayaan kepada Hasnur Group hingga tumbuh berkembang pada saat ini,” ujarnya.
Dari kiri anak dari Almarhum H Abidin. H Andi Syamsuddin Arsyad yang akrab disapa H Isam (tengah) dan H Hanuryadi Sulaimen anak dari almarhum H Abdussamad Sulaiman (kanan)
Sementara, para penerima tanda jasa hadir bersama pendamping masing-masing dan berbaris rapi di aula utama Istana Negara.
Pimpinan lembaga tinggi negara yakni Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin mendapatkan Bintang Republik Indonesia Utama.
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih yang turut mendapatkan penghargaan Mahaputra antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Syafiullah Yusuf, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala BGN Dadan Hindayana, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.
Sejumlah tokoh nasional lainnya yang menerima penghargaan yakni Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Wiranto, A.M. Hendropriyono, Marty Natalegawa, Retno Marsudi, Hassan Wirajuda, Juwono Sudarsono, hingga seniman dan budayawan seperti Herlina Christine Natalia Hakim, Taufiq Ismail, Seto Mulyadi, Slamet Rahardjo, Waldjinah, dan pematung Nyoman Nuarta.
Tiga tokoh Kalsel yang terima Bintang Mahaputera
Bintang juga diberikan kepada ahli waris sejumlah tokoh yang telah wafat, seperti almarhum Rachmawati Soekarnoputri, Fahmi Idris, Hoegeng Iman Santoso, Benyamin Sueb, Mochtar Lubis, Idris Sardi, hingga K.H. Maimun Zubair. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















