TINJAU BANJIR di Sungai Gampa dan Kampung Sasirangan, Walikota Salurkan Bantuan UPZ Bank Kalsel

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus berkomitmen dalam penanganan banjir, khususnya di kawasan Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara dan Kampung Sasirangan RT 17, Kelurahan Sungai Jingah.

Hal tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung oleh Walikota Banjarmasin HM Yamin HR, ke wilayah terdampak banjir yang berada di kawasan perbatasan dan tergolong terpencil, Jumat (9/1/2026) malam.

Dalam peninjauan tersebut, Walikota didampingi Ketua TP PKK Banjarmasin Hj. Neli Listriani, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, serta sejumlah anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Utara.

“Kehadiran pemerintah ini sekaligus menjadi bentuk perhatian kepada sekitar 160 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di kawasan Sungai Gampa,” ungkapnya.

Sedangkan di Kampung Sasirangan RT 17, Kelurahan Sungai Jingah. Ada tercatat berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga (KK) dengan kondisi genangan yang masih mengganggu aktivitas warga.

Selain meninjau kondisi sungai dan permukiman warga, Walikota Yamin juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat sebagai respons atas musibah banjir.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga serta menegaskan Pemerintah tetap hadir hingga ke wilayah pinggiran kota.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Terdiri dari Bank Kalsel bantuan ini, semoga bisa memberi manfaat bagi warga,” ucapnya.

Pemko Banjarmasin memastikan pemantauan terus dilakukan serta penanganan darurat dan lanjutan, yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Berdasarkan hasil pemetaan geospasial, ditemukan sejumlah titik penyempitan dan pendangkalan alur Sungai Gampa yang berpotensi memperparah genangan saat debit air meningkat. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab banjir yang berulang di kawasan tersebut.

“Dari peta geospasial terlihat ada beberapa titik menuju Sungai Alalak yang mengalami penyempitan dan kemungkinan pendangkalan. Jadi ini ke depan akan menjadi prioritas penanganan melalui pembukaan dan normalisasi sungai,” tegasnya Yamin.

Baca Juga :   PENDAFTARAN Fun Walk HUT ke-55 Banjarmasin Post Resmi Ditutup

Menurutnya, normalisasi Sungai Gampa hingga terhubung ke Sungai Alalak, diharapkan mampu meningkatkan daya tampung air, memperlancar aliran sungai dan mengurangi risiko banjir yang selama ini berdampak pada permukiman warga dan fasilitas umum termasuk Sekolah.

Dalam dialog bersama warga dan pihak sekolah, muncul aspirasi usulan peninggian bangunan sekolah turut disampaikan, namun menegaskan bahwa persoalan banjir harus diselesaikan secara menyeluruh.

`”Tetapi Kalau hanya bangunannya yang ditinggikan, sementara sungainya tidak dibenahi, maka masalah banjir tidak akan selesai,” ujarnya. Yamin mengharapkan, dengan pembukaan dan pendalaman sungai, ke depan sekolah-sekolah tidak lagi tergenang.

Ia juga mengingatkan, masyarakat agar memperhatikan bangunan di sekitar sungai dan tidak menutup alur air, karena hal tersebut berdampak langsung pada genangan dan banjir. Penanganan Sungai Gampa, membutuhkan kolaborasi lintas Pemerintah, mulai dari Pemko, Pemerintah Provinsi (Pemprov) hingga Pemerintah pusat, serta Kabupaten/Kota lain yang aliran sungainya terhubung dengan Kota Banjarmasin.

Walikota Yamin menyebut, normalisasi sungai membutuhkan biaya besar dan ini harus menjadi kerja bersama. “Sungai yang lebar dan tidak dangkal akan menjadi tampungan air yang baik saat debit air tinggi,” tukasnya. (ADV/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
PROGRES RUU Ketenagakerjaan Masih “On Schedule”
BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
BANK KALSEL Kembali Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka VI DPRD Kalsel 2026
BANK KALSEL dan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Pengguna Aksel
FJPI Gandeng Bank Kalsel, Jurnalis Perempuan Didorong Kawal Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca