Tim K-9 Dit Samapta Sisir Klenteng di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 4 Februari 2019 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sejumlah anggota dari Tim K-9 Dit Samapta Polda Kalsel, melakukan penyisiran pada dua tempat Klenteng di Banjarmasin, Senin (4/2) sore.

Dua anjing pelacak ikut diturunkan dan menyisir di sekeliling tempat peribadatan etnis Tionghoa ini.

Seperti diketahui, Imlek 2019 atau tahun baru Cina 2570 dilaksanakan Selasa, 5 Februari

Dari pantauan, sejumlah petugas dipimpin Bripka Pol Samosir, membawa pula para Polisi Wanita (Polwan), tiba di Klenteng Klenteng Soetji Nurani Jalan Piere Tendean Kota Banjarmasin, sekitar pukul 15.30 WITA, dan dilanjutkan ke  Klenteng yang ada di kawasan Pasar Cempaka Banjaramsin Tengah.

Selain melakukan penyisiran, mendata dan berkoordinasi dengan pengurus Klenteng tentang maksud dan tujuan kedatangan mereka di lokasi.

Bahkan tiga Polwan mencatat apa saja yang diminta pengurus sehubungan dengan akan dilaksanakan pribadatan serta kegiatan lainnya.

“Sampai saat ini tidak ditemukan hal mencurigakan.

Untuk pengamanan lanjut ada tim lain baik dari Intel, Reskrim maupun Samapta, Kita akan koordinasi terus dengan pengurus Klenteng,’’ kata Bripka Pol Samosir.

Diketahui untuk perayaan Tahun Baru atau Imlek di Indonesia, menempuh jalan panjang dan berliku dengan 32 tahun telah dipendam.

Baca Juga :   BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

Itu akibat rezim Orba, sehingga tidak berdaya, atas kebebasan etnis asal daratan Tiongkok ini dikekang.

Bahkan mereka menjadi korban diskriminasi yang justru diperankan negara.

Namun kini, etnis Tionghoa bernapas lega berkat jasa Presiden ke-4, Abdurrahman ‘Gus Dur’ Wahid, yang menerbitkan Kepres Nomor 6 Tahun 2000 tentang Pencabutan Inpres Nomor 14 Tahun 1967 Tentang Agama, Kepercayaan dan Adat Istiadat China.

Dengan Keppres No 6/2000 inilah, ekspresi budaya, agama, dan kepercayaan bagi etnis Tionghoa

telah dibebaskan secara terbuka, sebagaimana terlihat pada salah satu tradisi Imlek, yaitu permainan barongsai, yang kemarin sudah ramai di sejumlah tempat di Banjarmasin. (ZI)  

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak
KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru
JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka
PERKETAT Penerapan Larangan Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian Banjarmasin
LUAR BIASA ! Sosok AKBP Arifin Sukses Menciptakan Aplikasi SIRANMOR Mewujudkan Manajemen Ranmor Dinas Polri Terintegrasi
PENGANGURAN DI KALSEL Puluhan Ribu, “POLIRAN” Polda Kalsel Sinergi Pemprov dan Dunia Usaha Tekan Angka
AJAK WARGA Kelurahan Mawar Banjarmasin Tengah Peduli Lingkungan
SAMPAH di Sungai Martapura Dibersihkan Jajaran Polresta Banjarmasin bersama Unsur Forkopimda

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 01:17

TIM PENYELAM Evakuasi Satu Jenazah Kru Helikopter Mi-17, Langsung Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 7 November 2026 - 01:12

BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak

Jumat, 6 November 2026 - 21:59

KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru

Jumat, 6 November 2026 - 17:48

JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka

Jumat, 6 November 2026 - 17:35

PERKETAT Penerapan Larangan Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian Banjarmasin

Jumat, 6 November 2026 - 13:38

PENGANGURAN DI KALSEL Puluhan Ribu, “POLIRAN” Polda Kalsel Sinergi Pemprov dan Dunia Usaha Tekan Angka

Jumat, 6 November 2026 - 13:19

AJAK WARGA Kelurahan Mawar Banjarmasin Tengah Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 13:12

SAMPAH di Sungai Martapura Dibersihkan Jajaran Polresta Banjarmasin bersama Unsur Forkopimda

Berita Terbaru