TILANG 5.357 PENGENDARA Selama Operasi Patuh Intan 2025, Begini Harapan Ditlantas Polda Kalsel

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr Fahri Siregar

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr Fahri Siregar

SuarIndonesia – Operasi Patuh Intan yang digelar selama 14 hari, dari 14 sampai 27 Juli 2025 menilang 5.357 pengendara.

Khususnya pada penindakan tilang secara manual, yaitu razia statis pemeriksaan di lokasi tertentu.

Sementara tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), tercatat 879 pengendara terekam melakukan pelanggaran, rinciannya sistem ETLE statis 871 pengendara dan ETLE mobile 8 pengendara.

Adapun pelanggaran yang paling banyak terjaring antara lain tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu serta tidak menggunakan safety belt.

Namun, jumlah kecelakaan selama operasi ada penurunan satu kasus dibandingkan tahun lalu. Pada 2024 terjadi 22 kasus dengan korban meninggal dunia sembilan orang.

Sedangkan tahun ini 21 kasus dengan korban tewas 10 orang.

Untuk korban luka berat dan luka ringan jumlahnya dari tahun lalu 22 orang menjadi 23 orang tahun ini.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr Fahri Siregar menyampaikan, razia statis memang baru pada Operasi Patuh kali ini diberlakukan kembali.

“Pelanggaran rata-rata naik jumlahnya dari tahun lalu, hal ini berkaitan keaktifan petugas di lapangan melaksanakan razia,” katanya, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :   PLN Kerja Tanpa Henti Kembalikan Keadaan Kelistrikan Kalselteng

Selain penegakan hukum, dalam upaya penertiban pengendara yang masih melakukan pelanggaran.

Ditlantas Polda Kalsel juga menggencarkan aksi preemtif dan preventif. Dikmas lantas dengan tatap muka bersama komunitas roda dua dan roda empat hingga pemasangan spanduk dan sejenisnya termasuk sosialisasi ke media arus utama dan media sosial.

“Penjagaan dan patroli di wilayah rawan laka dan rawan macet juga kami utamakan,” imbuhnya.

Fahri menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah tertib berlalu lintas, dan berharap agar tetap menjadi pelopor keselamatan.

“Operasi Patuh boleh berakhir namun seyogianya masyarakat tetap harus mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutupnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Api membakar lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:47

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca