TERUNGKAP Hasil Penyelidikan Polisi Soal “si Hantu” Pengetuk Pintu

- Penulis

Sabtu, 11 September 2021 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

SuarIndonesia -Terungkap dari hasil penyelidikan Kepolisian  “si hantu” pengetuk pintu rumah yang sempat gegerkan warga khususnya di Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pengungkapan, setelah dalam beberapa hari ini dari keterangan, Sabtu (11/9/2021), warga resah.

Apalagi beredarnya video yang memuat kisah “hantu” mariaban ini.

Video merekam kejadian “mengetok ketok pintu rumah warga di tengah malam” berdurasi 18 detik.

Video itu beredar di sejumlah media sosial dan status WhatsApp, yang kebanyakan pada  warga Kabupaten Tabalong.

“Semua jelas mengganggu situasi kamtibmas di Tabalong,” kata Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin.

Ia melalui Kasi Humas Iptu Mujiono mengatakan, postingan video menjadi viral.

Terlebih berbarengan di Desa Wayau ada kegiatan tolak bala sembari bawa obor dan membaca shalawat burdah.

“Kegiatan merupakan ritual ibadah yang sudah dilaksanakan setiap tahun dalam menjelang bulan Safar, yang diyakini sering terjadi bala dan bencana, serta adanya kebiasaan orang yang mempunyai kajian membuang racun.

Namun kegiatan ini juga dikait – kaitkan dengan isu video misteri hantu mariaban, sehingga warga Tabalong umumnya resah,” jelasnya kepada wartawan.

“Dari hasil penyelidikan, anggota Sat Reskrim dipimpin AKP Dr. Trisna Agus Brata, SH, MH, kami pastikan video tersebut hoax, informasi itu bohong,” ujarnya lagi.

Baca Juga :   WARGA KELAYAN B Digegerkan "Hantu Merah" Jelang Subuh, Sejumlah Rumah dan Kios jadi Puing

Bahwa video tersebut diduga sengaja dibuat oleh seorang remaja yang ada di Kecamatan Tanjung.

Video dibuatnya pada Kamis (9/9/2021)  di rumahnya dengan tujuan menakut – nakuti adik sepupunya yang berumur 6 tahun.

Pihak orang tua sudah menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tabalong dan pihak Kepolisian, atas semua kesalahan yang dilakukan oleh anaknya.

“Kejadian seperti ini jangan terulang lagi, mari kita edukasi anak – anak kita.

Disinilah peranan orang tua untuk mengawasi anak-anak dalam penggunaan media sosial.

Yang awalnya membuat sebuah konten dengan niat bercanda, namun sebaliknya akan berdampak negatif atau membuat keresahan warga serta mengganggu situasi kondisi kamtibmas,” ujarnya.

Kemudian katanya, bagi masyarakat dan para admin media sosial yang sudah terlanjur memposting ke jejaring sosial terkait video tersebut, kiranya video dihapus.

Dan membantu pihak Polres Tabalong untuk mengklarifikasi bahwa video itu hoax atau bohong. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru