TERJUN LANGSUNG Walikota dan Pj Gubernur dalam Penegakan Aturan PPKM Level 4

- Penulis

Kamis, 29 Juli 2021 - 01:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Janji Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina untuk tidak melakukan penyekatan terbukti.

Dalam kegiatan hari pertama pemberlakukan PPKM Level IV, sejumlah pos penjagaan di pintu masuk Kota Banjarmasin memang dijaga ketat aparat gabungan.

Namun, keberadaan mereka di sana hanya untuk melakukan pemeriksaan document, kemudian memberikan sosialisasi tentang bahaya virus Covid-19, serta memberikan menyuluhan singkat tentang aturan protokol kesehatan yang harus dijalankan.

Menariknya, saat itu, Rabu (28/07/2021) sekira pukul 15.00 WITA, terlihat juga Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal beserta jajaran Forkopimda Kalsel dan Kota Banjarmasin, di pos pemeriksaan kilometer 6 Banjarmasin.

Keberadaan para pejabat tinggi negara ini di sana, tidak hanya sekedar mematau jalannya pemeriksaan, tetapi mereka terlihat ikut terlibat langsung dalam kegiatan pemeriksaan, sosialisasi bahaya virus Covid-19 dan penyuluhan tentang protokol kesehatan kepada pengendaraan yang hendak masuk Bumi Kayuh Baimbai.

Menurut Safrizal, maksud dilaksanakannya pembatasan mobilitas masyarakat ini agar angka warga yang terpapar virus mematikan tersebut dapat diturunkan.

Dengan turunnya angka paparan tersebut, katanya, salah satu dampaknya akan terlihat pada pasien yang berobat di rumah sakit, di mana mereka akan mendapat pelayanan lebih berkualitas, dan angka keselamatan warga pun juga ikut naik.

Untuk itu, terangnya lagi, dalam kreteria PPKM Level 4 ini, sejumlah rumah makan, mall dan tempat lainnya harus tutup.

Selain itu, jelasnya lagi, dengan adanya PPKM ini, pos-pos pemeriksaan pun juga diaktifkan.

“Dengan adanya pos ini orang yang mau masuk akan ditanya tujuannya, kemudian urusannya esensial atau biasa. Untuk di rumah makan tidak boleh duduk, silakan bungkus lalu bawa pulang, karena tempatnya tertutup. Kalau di tempat terbuka seperti pedagang kaki lima ditoleransi tapi tidak boleh lama-lama dan harus menerapkan turan protokol kesehatan,” jelas Safrizal.

Untuk kegiatan hari ini, katanya lagi, pemeriksaan dilaksanakan tanpa disertai sanksi sosial. Bahkan bila ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker akan diberikan masker.

Dimungkinkan, sanksi sosial akan benar-benar diberlakukan besok Kamis (29/07/2021). Tujuannya agar tingkat kepatuhan tinggi.

“Hari ini belum diambil tindakan apa pun, hanya diperiksa dan bagi yang tidak pakai masker akan diberikan masker, tapi hanya hari ini. Besok sanksi sosial diberlakukan seperti push up atau membersihkan sampah, sehingga tingkat kepatuhan tinggi,” ucapnya.

Baca Juga :   PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Ia berharap, pemberlakukan PPKM Level 4 ini tidak terlalu lama, dan Kota Banjarmasin bisa masuk dalam kategori Level 1 atau 2.

“Diharapkan pemberlakuan ini jangan lama-lama di level 4. Kalau bisa kita turun di level 1 atau 2. Kalau turun ke angka 3, masih ada pembatasan, kita maunya jumping ke level 2 atau 1,” pungkasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, rem darurat penghentian aktifitas masyarakat, dalam program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), akhirnya benar-benar ditarik Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, setelah pihak Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan instruksi nomor 25 tahun 2021 terkait pelaksanaan PPKM Level 4 untuk 14 provinsi yang terdapat di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua serta 45 kabupaten kota, termasuk Kota Banjarmasin.

Meski begitu, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini tetap menginstruksikan kepada seluruh ASN lingkup Pemko Banjarmasin, untuk memastikan dampak kesehatan akibat penyebaran virus Covid-19, dampak sosial akibat PPKM Level 4, dan dampak ekonomi masyarakat selama berlangsungnya PPKM Level 4 tertangani dengan baik. “Hari ini kita menarik rem darurat dengan pelaksanaan PPKM. Kita tetap harus memastikan dampak kesehatan harus tertangani dengan baik, dampak sosial harus tertangani dengan baik, dan dampak ekonomi juga harus tertangani dengan baik,” ujarnya, saat memberikan arahan kepada petugas gabungan yang akan bertugas menegakan Prokes dalam PKKM Level 4, Rabu (28/07/2021).

Penegakan disiplin ini, katanya, dilaksanakan setelah sosialisasinya yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 26 dan 27 Juli 2021 selesai dilakukan.

Untuk kegiatan PPKM ini, tuturnya, Pemko Banjarmasin dan Forkopimda Kota Banjarmasin sepakat untuk tidak melakukan penyekatan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca