TEGASKAN Bupati Balangan !, Pihaknya Sejak Awal yang Membongkar Dugaan Korupsi PT Asabaru

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Abdul Hadi

H. Abdul Hadi

Suarindonesia – Perusahaan Daerah (Perusda) PT Asabaru Daya Cipta Lestari (ADCL) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan tengah diterpa masalah serius.

Direktur Utama perusahaan yang dibentuk berdasarkan visi-misi Bupati H. Abdul Hadi dan Wakil bupati H. Supiani pada Pilkada 2020 itu diduga menyalahgunakan keuangan perusahaan.

Ironisnya, Perusda yang dibentuk untuk menstabilkan harga karet petani justru diduga jadi ajang penyelewengan dana oleh Dirut-nya sendiri.
Bupati Abdul Hadi menegaskan, pihaknyalah yang justru membongkar kasus ini sejak awal.

“Perseroda ini bagian dari visi-misi kami saat debat Pilkada.

Tapi dalam perjalanannya, uang perusahaan malah dirampok oleh Dirut,
Kami sendiri yang memerintahkan audit Inspektorat, lalu diserahkan ke BPKP dan Kejati.Jadi, tudingan kami ikut-ikutan itu tidak benar!,” tegas Abdul Hadi, Selasa (23/9/2025).

Masalah bermula saat Dirut PT ADCL menggunakan dana perusahaan tanpa melalui RUPS.

Meski telah berulang kali diingatkan oleh Kabag Ekonomi selaku wakil pemilik saham dan komisaris, termasuk diberikan landasan hukum berupa Permendagri dan Perbup, peringatan itu diabaikan.

Puncaknya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Balangan, terungkap dana perusahaan digunakan untuk operasional dan dipindahkan ke rekening Bank Mandiri tanpa sepengetahuan pemilik atau komisaris. DPRD pun melaporkan temuan itu ke Bupati dan Sekda.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati langsung memerintahkan audit internal oleh Inspektorat.

Baca Juga :   POKDARWIS di Balangan Diberi Pelatihan dan Simulasi Rescue

Hasilnya, Dirut dinilai melakukan tindakan ilegal.

Tiga rekomendasi dikeluarkan, menggelar RUPS luar biasa, memberhentikan Dirut, dan meminta audit investigasi BPKP.

Dua kali RUPS digelar. Pada RUPS pertama, Dirut tak mampu menjelaskan detail penggunaan dana dan berjanji mengembalikan uang dalam 20 hari.

Namun hingga RUPS kedua, janji itu tak terpenuhi, Dirut akhirnya dicopot.

“Semua proses kami dokumentasikan, dari rekaman RUPS hingga berita acara.

Hasil audit BPKP sudah kami serahkan ke Kejati untuk ditindaklanjuti,” tegas Abdul Hadi.

Aktivis anti-korupsi Kalsel, Bahauddin, menilai langkah Bupati Balangan tepat dan tegas.

Menurutnya, keterlibatan Inspektorat dan BPKP menunjukkan komitmen terhadap transparansi.

“Pemda wajib meminta laporan keuangan secara rutin. Ini untuk memperkuat pengawasan dan mencegah penyimpangan.

Apa yang dilakukan Bupati sudah sesuai prinsip pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” katanya.(RJ)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca