Syarat Akreditasi A bagi CPNS Meresahkan

- Penulis

Jumat, 14 September 2018 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks foto: cpns 2018./NET

Suarindonesia – Maraknya isu yang beredar terkait syarat penerimaan CPNS 2018 yang mengharuskan bahwa Institusi Perguruan Tinggi terakreditasi A, mendapatkan atensi dari Rektor ULM terpilih, Sutarto Hadi, Kamis (13/9/2018).

Ia mengatakan apabila syarat penerimaan CPNS 2018 mewajibkan institusi kampus akreditasi A, maka sangat membatasi calon pegawai. Ia mengatakan kurang sependapat apabila dipukul rata harus memiliki akreditasi A. “Jangan dipukul rata semua,” ujarnya.

Ia menilai, ada baiknya syarat penerimaan CPNS seperti tahun sebelumnya hanya dengan menggunakan Indeks Prestasi, misalnya 2,75 atau dinaikan menjadi 3,0. “Asal jangan dipukul rata harus kampus akreditasi A,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa apabila peraturan tersebut tetap dipakai dalam penerimaan CPNS 2018, maka akan sangat menyulitkan alumni. Ia menghitung, Perguruan Tinggi di Indonesia yang sudah terakreditasi A hanya berjumlah 70 perguruan tinggi. “Itu dari sekian ribu, tapi kalau prodi di Indonesia sekitar ribuan prodi yang Akreditasi A,” jelasnya

Ia mengungkapkan bahwa ULM memiliki 19 program studi yang terakreditasi A dari 100 prodi. AKan tetapi, ia mempertanyakan bagaimana nasib puluhan prodi lainnya.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEl H Sahbirin Noor Mengudurkan Diri Disampaikan ke Presiden, Berkas Diproses

Menurutnya, kebijakan tersebut sangat meresahkan dan merupakan kebijakan sepihak. “Sungguh meresahkan alumni kita,” tambahnya.

Akan tetapi, menurutnya bahwa pada satu sisi akan menjadi pemincut ULM agar dapat meningkatkan akreditasi Perguruan Tinggi. Ia mengungkapkan, sudah melakukan koordinasi dengan Rektor se- Universitas agar kebijakan yang dinilai sepihak tersebut.

“Sudah kita bicara di forum rektor se-Indonesia, karena kebijakan sepeti ini tidak kondusif dan bisa menimbulkan hal yang tak diinginkan,” katanya.

Sutarto mengatakan ihwal apabila perlu adanya sebuah pertemuan dengan Kemenpan-RB untuk membahas permasalahan tersebut, maka pihaknya bersama forum rektor se-Indonesia akan mengatur jadwal pertemuan tersebut. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat meresahkan perguruan tinggi yang berada di daerah timur. “Kalau daerah Jawa sudah rata-rata terakreditasi A,” tandasnya. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
PRESTASI GEMILANG ! Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 22:43

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 21:45

SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya

Senin, 25 Mei 2026 - 21:30

DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca