SIAP MAJU, Ibnu-Arifin Pastikan Sudah ‘Simpun’

SIAP MAJU, Ibnu-Arifin Pastikan Sudah ‘Simpun’

SuarIndonesia – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Banjarmasin Bambang Yanto Permono, belum lama tadi mengeluarkan statement mengejutkan.

Bambang menyatakan, Demokrat masih belum memastikan siapa yang bakal menjadi pasangan Ibnu Sina maju di Pemilihan Walikota Banjarmasin (Pilwali) 2020 ini.

“Demokrat memastikan akan mengusung Ibnu Sina sebagai calon Walikota Banjarmasin. Tapi untuk calon wakil walikota nanti dulu. Belum bisa saya sebutkan,” ucap Bambang belum lama tadi.

Pernyataan Bambang ini sontak menimbulkan pertanyaan. Lantas apakah Arifin Noor batal mendampingi sang petahana di Pilwali kali ini?

Saat dikonfirmasi kepada Ibnu, dia pun menjawab dengan santai. “Ah tidak, saya-kan menerima langsung SK – nya. Bukan hanya rekomendasi lo, bukan,” ujar Walikota Banjarmasin itu, Sabtu (29/08/2020).

Ibnu mengungkapkan, yang perlu diingat, selain SK rekomendasi dirinya juga sudah menerima formulir B1-KWK. Di mana di dalam formulir untuk mendaftar ke KPU tersebut juga sudah tercantum pasangan calon.

“Kami sudah mendapatkan formulir KPU, B1-KWK yang ditandatangani Ketua dan Sekjen baik Demokrat dan PKB. Dan itu sudah nama calon,” jelas Ibnu.

Dengan demikian, pasangan ini sudah bulat, dan tak bisa diganggu gugatan. Bahkan, saat ditanya seandainya PDI-P bersedia berkoalisi, dengan syarat memajukan kadernya. Hal itu tak akan mengubah komitmennya ujar Ibnu.

“Tidak lah, kan sudah “simpun” (rapi),” beber Ibnu.

Ibnu juga mengungkapkan, pihaknya masih terus melakukan penjajakan dan komunikasi politik dengan beberapa partai lain. Termasuk PDI-P yang hingga sekarang masih belum menentukan sikap di Pilkada 2020 ini.

“Kalau PDIP masih proses. ada yang non kursi ada juga beberapa, PKPI sepertinya juga bakal bergabung,” tukasnya.

Perlu diketahui, ada empat pasang bakal calon kepala daerah yang bakal berlaga di Pilwali Banjarmasin 2020 ini.

Mereka adalah Ananda yang berpasangan dengan Mushaffa Zakir. Pasangan ini diusung tiga partai, Golkar, PKS, dan PAN. Dengan total 20 kursi di parlemen.

Kemudian, Abdul Haris Makkie yang berpasangan dengan Ilham Noor. Pasangan ini diusung tiga partai. Gerindra, PPP, dan PBB. Dengan total sembilan kursi di parlemen.

Selanjutnya, Ibnu Sina yang berpasangan dengan Arifin Noor. Pasangan ini mendapat dua usungan partai. Demokrat dan PKB dengan total sepuluh kursi di parlemen. Sementara PSI hanya sebagai partai pendukung sebab tak memiliki kursi.

Terakhir dari bakal calon perseorangan Khairul Saleh yang berpasangan dengan Habib Ali Al Habsyi. (SU)

 187 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: