SEORANG Pasien RS Sambang Lihum Diduga jadi Korban Pengeroyokan

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak, keluarga H melaporkan peristiwa ke Polsek Gambut (SuarIndonesia/DO)

Pihak, keluarga H melaporkan peristiwa ke Polsek Gambut (SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia -Seorang pasien di Rumah Sakit Sambang Lihum Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial H (25), diduga menjadi korban pengeroyokan yang diduga oleh oknum petugas setempat .

Korban H diketahui warga Kabupaten Barito Kuala (Batola), mengalami lebam di bagian mata dan bibir, sempat mengeluarkan darah.

Pihak, keluarga H melaporkan peristiwa ke Polsek Gambut dan teregistrasi dengan nomor laporan LP/B/48/VIII/2025/SPKT/POLSEK GAMBUT/POLRES BANJAR/POLDA KALSEL tertanggal Selasa (26/8/2025).

Salah seorang paman korban, Fahmi, saat ditemui sejumlah awak media, Sabtu malam (30/8/2025), menerangkan bahwa H awalnya dibawa ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) RS Sambang Lihum pada Minggu (17/8/2025) ,untuk mendapatkan perawatan karena mengalami gangguan psikis atau tidak normal.

Berselang seminggu, salah seorang paman korban menjenguk H dan menemui dalam kondisi memar di bagian mata seperti bekas pukulan.

Pada saat itu H menyampaikan bahwa dirinya dianiaya tepat pada hari pertama masuk RS Sambang Lihum, yang menurutnya dilakukan oleh empat orang dan satu berusaha melerai.

“Kemudian kami atau pihak keluarga berupaya mengkonfirmasi ke pihak RS dan dijawab akan dilakukan investigasi internal.

Kami mempersilakan saja, namun kami juga punya hak untuk membawa ke ranah hukum.

Fahmi menambahkan pihak keluarga pun sangat kecewa dengan pelayanan dari rumah sakit milik Pemerintah Kalsel ini.

Baca Juga :   DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles

“Kami mengantarkan keponakan kami dengan maksud untuk diobati, tapi malah dikeroyok dan dianiaya.

Bagaimana mau sembuh jadinya, apakah memang selama ini seperti itu dalam menangani pasien,” ucapnya.

Setelah membuat laporan ke polisi dan dilengkapi dengan visum, Fahmi menerangkan bahwa pihaknya pun sempat membuka ruang untuk melakukan mediasi melalui salah seorang mediator yang diutus oleh pihak RS Sambang Lihum.

Bahkan pertemuan dengan mediator kembali dilakukan pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Namun lanjutnya setelah beberapa kali pertemuan, upaya damai yang ditawarkan terkesan setengah-setengah saja.

“Makanya kami anggap mediasi deadlock, dan kami memutuskan untuk tetap membawa ke ranah hukum dan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01