SuarIndonesia – Sekolah yang rusak akibat banjir di Kalsel mencapai hampir seribu unit.
Berdasarkan laporan sementara dari sekolah, jumlah satuan pendidikan yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 926 sekolah, dan terus diperbarui menjadi 986 sekolah secara real-time.
Pendataan dilakukan berbasis data lapangan berupa foto dan luasan area terdampak yang dikirimkan masing – masing sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan pihaknya telah mengajukan tambahan usulan berdasarkan hasil pendataan pascabencana.
Galuh Tantri menyebut, estimasi awal kebutuhan anggaran untuk penanganan sekolah terdampak banjir tersebut mencapai sekitar Rp 319 miliar.
Namun, penetapan prioritas akhir masih menunggu verifikasi lapangan setelah kondisi banjir memungkinkan.
“Nanti setelah banjir surut, kami akan turun ke lapangan untuk melihat tingkat kerusakan secara langsung.
Dari situ akan ditentukan skala prioritas berdasarkan kebutuhan dan tingkat kerusakan,” ujarnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















