SEKOLAH RAKYAT jadi Model Pengentasan Kemiskinan Terpadu

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan terkait Program Sekolah Rakyar selepas meninjau persiapan acara peresmian 166 Sekolah Rakyat rintisan yang akan digelar terpusat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026). (Foto: Antara/M Riezko Bima EP)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan terkait Program Sekolah Rakyar selepas meninjau persiapan acara peresmian 166 Sekolah Rakyat rintisan yang akan digelar terpusat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026). (Foto: Antara/M Riezko Bima EP)

SuarIndonesia — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan Program Sekolah Rakyat merupakan model pengentasan kemiskinan terpadu yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dengan pendidikan sebagai pintu masuk utama.

Dalam konferensi selepas meninjau persiapan peresmian Sekolah Rakyat rintisan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026), Mensos Saifullah mengatakan program tersebut tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga melibatkan orang tua sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

“Besok yang diundang itu bukan hanya siswa, tetapi juga orang tua siswa. Karena Sekolah Rakyat adalah bagian dari pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan berkualitas, sekaligus menjadi miniatur pengentasan kemiskinan terpadu.

Menurut dia, konsep Sekolah Rakyat mengintegrasikan pendidikan anak dengan pemberdayaan keluarga agar dampaknya berkelanjutan. “Anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan. Anaknya lulus, orang tuanya naik kelas. Pendekatannya memang pengentasan kemiskinan,” kata Mensos.

Dalam pelaksanaannya Sekolah Rakyat menjadi episentrum berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, antara lain Program Tiga Juta Rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis (CKG), jaminan kesehatan PBI-JKN, serta bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut dinilai krusial menyusul data yang dipaparkan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo dalam kesempatan berbeda, diketahui data terakhir masih 8,57 persen atau sekitar 24 juta penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga :   PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Bahkan 1,13 persen atau sekitar 3,17 juta penduduk masuk dalam kategori miskin ekstrem.

“Rumah dari siswa nanti akan dibantu, orang tuanya jadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, dapat bantuan sosial sesuai periode tertentu, dapat makan bergizi dan cek kesehatan,” ujar Saifullah, Minggu (11/1/2026) melansir AntaraNews.

Melalui Sekolah Rakyat, kata dia, Presiden ingin menyiapkan anak-anak dari keluarga tidak mampu agar memiliki kapasitas dan daya saing untuk berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos), hingga 2025 telah dibangun 166 titik Sekolah Rakyat rintisan dengan kapasitas sekitar 16.000 siswa yang didukung 2.400 guru serta lebih dari 4.000 tenaga kependidikan pada jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

Pemerintah dijadwalkan peresmian ratusan Sekolah Rakyat rintisan itu secara resmi pada Senin 12 Januari 2026 yang digelar secara terpusat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
OMC Semai Tiga Ton Garam
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca