SuarIndonesia – Kabar duka dari rombongan jemaah haji asal Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (27/6/2024).
Ada dua jemaah wafat, satu saat dalam pesawat perjalanan pulang ke Bandara Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dan sartunya lagi saat perawatan di Rumah Sakit RS Saudi Germani Jeddah.
Kedua jemaah atas nama Nur Ainah Saleh Indar dan Abu Bakar Tuhalus Saman.
Nur Ainah Saleh Indah berusia 56 tahun asal Kabupaten Banjar, wafat saat perjalanan pulang menuju Bandara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru.
Almarhumah warga Jalan Datu Panjang RT 02/RW 01, Desa Mandikapau Timur Kecamatan Karang Intan merupakan jemaah Kloter 1 yang sebelumnya tertunda kepulangannya akibat menjalani perawatan di RS Madinah.
Ini berdasrkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin.
“Harusnya berangkat di Kloter 1 karena sakit kemudian dirawat dan setelah beberapa hari perawatan.
Kemudian sembuh dan dinyatakan laik terbang oleh Bidang Kesehatan, dan akhirnya bisa diberangkatkan pada Kloter 4,” kata Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, HM Tambrin, ditanya wartawan.
Jenazah Ainah mendarat di Bandara Syamsuddin Noor pukul 17.35 WITA dan kemudian dibawa ke RS Ratu Zalecha Martapura untuk menjalani visum sebelum dibawa ke rumah duka.
Ketua Kloter BDJ 01 Akhmad Nisfuwani dikonfirmasi membenarkan dan sebut setelah tiba bandara, almarhum memang langsung dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura.Kemudian , sekitar pukul 19.30 WITA dibawa ke rumah duka.”Sekarang sudah di Karang Intan,’’ katanya
Sedangkan jemaah atas nama Tuhalus Saman Abu Bakar usia 71 tahun, dari Kloter 16 Tapin meninggal di RS Saudi Germani, Jeddah. Menghembuskan napas terakhir, pada Kamis pukul 06.00 Waktu Arab Saudi.
“Tim kesehatan untuk meningkatkan peringatan kepada jemaah tentang pentingnya menjaga kondisi kesehatan.
Jemaah haji diimbau tetap memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatan, mengikuti anjuran dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) atau Petugas Dokter Kloter.
Tidak memaksakan diri untuk melaksanakan ibadah sunah jika dalam kondisi yang kurang baik,” tambah HM Tambrin.
Dari semua jemaah haji, Kemenag Kalsel mencatat sebelumnya sudah 7 jemaah yang wafat.
Jemaah yang dikabarkan wafat yakni Hj Raudah Amit Mansyur (72 tahun) dari Kloter 19 Tabalong – Kalsel yang Wafat pada 23 Juni
Kemudian jemaah atas nama Hj Norbuati Tarmiji Masaid, usia 52 tahun dari Kloter 17 Balangan, Kalsel, wafat (25/6/2024) di RS King Abdul Aziz Mekah, pukul 04.10 WAS, penyebabnya Acute Coronary Syndrome atau penyumbatan aliran darah ke jantung secara mendadak.
Sirun Mucheri Sarkawi (79 tahun) Kloter 7 Barito Selatan, Kalteng.
Kemudian Hidayatussibyan (50 tahun) Kloter 18 Tabalong – Kalsel, selanjutnya ada H Supian Suri Syarkawi (57 tahun) Kloter 14 Hulu Sungai Selatan – Kalsel.
Restina Ahmadsyah Aun (57 tahun) kloter 15 Tapin – Kalsel, Sumiyati Muhayyan Ihsan (72 tahun) Kloter 11 Tanah Laut – Kalsel. (SU/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















