SATGAS UDARA KARHUTLA Kalsel Ingatkan Faktor Keselamatan Tiap Misi Penerbangan

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 01:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Salah satu upaya penganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalsel adalah melalui satuan tugas (Satgas) udara. Dengan posko di Lanud Sjamsudin Noor.

Dalam setiap penerbangan, Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Suparjo, menekankan pentingnya faktor keselamatan (safety first) dalam setiap misi penerbangan.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk melaksanakan koordinasi yang optimal dengan unsur Satgas Darat, sehingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara terpadu, cepat, dan efektif.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa operasi udara harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Utamanya adalah keselamatan personel dan alutsista, sekaligus memastikan setiap sortie yang dilaksanakan memberikan dampak nyata dalam menekan penyebaran titik api di lapangan,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Sebelum satgas udara beroperasi, Kolonel Pnb Suparjo, memimpin langsung Briefing.

Briefing dilaksanakan sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan operasi udara dalam mendukung penanggulangan Karhutla di wilayah Provinsi Kalsel.

Kegiatan diawali dengan pemaparan kondisi terkini titik-titik api berdasarkan laporan BMKG, BPBD, dan pantauan satelit.

Serta sejumlah poin penting yang menjadi fokus utama, mulai dari pelaksanaan kegiatan pemadaman yang nanti akan dilakukan melalui udara dan darat, analisa perkembangan kondisi cuaca serta hotspot di wilayah Kalsel, kesiapan alutsista udara berupa helikopter patroli dan water bombing.

Hingga strategi lanjutan dalam memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mempercepat penanganan titik api.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Kegiatan briefing diikuti oleh para pilot, crew, dan tim teknisi helikopter patroli danwater bombing serta perwakilan instansi terkait yang tergabung dalam Satgas Udara.

Rangkaian operasi udara yang melibatkan helikopter dari BNPB ini diharapkan mampu mempercepat upaya penanganan Karhutla di Kalsel, seiring meningkatnya potensi kebakaran akibat musim kemarau panjang.

BNPB telah membantu melalui penyediaan helikopter waterbombing dan helikopter patroli udara yang sudah beroperasi sejak 18 Agustus 2025.

Sementara Kementerian Lingkungan Hidup mendukung lewat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membasahi lahan gambut yang rawan terbakar.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, kombinasi penanganan karhutla melalui upaya darat dan udara menjadikan langkah penanganan jauh lebih efisien.

“Dengan adanya sinergi ini, penanganan karhutla di Kalimantan Selatan menjadi lebih baik,” ucapnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18