Rutan Solo Ricuh, Biangnya Takbir Dibalas Teriakan Hewan

- Penulis

Kamis, 10 Januari 2019 - 22:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kericuhan terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Surakarta, Jawa Tengah pada Kamis (10/1) sekitar pulul 11.00 WIB. Insiden ini melibatkan antara pembesuk tahanan yang berasal dari kelompok Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) dengan narapadina kasus kriminal.

Berdasarkan kronologi kejadian yang diterima CNNIndonesia.com dan telah dikonfirmasi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Agus Triatmaja, kericuhan bermula pada pukul 10.00 WIB.

“Ya benar,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis (10/1).

Saat itu, sekitar 20 orang anggota LUIS tiba di Rutan Kelas IA Surakarta untuk membesuk rekannya yang ditahan. Anggota LUIS itu pun dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok berisi lima orang.

Setelah dua kelompok membesuk rekannya, suara yang meneriakkan kata takbir terdengar sekitar pukul 10.55 WIB.

Teriakan itu pun direspons oleh narapidana kasus kriminal kelompok pimpinan Agus Ardiansyah alias Bebek, Ucok Devran Devries, dan Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet yang menghuni Blok C1 dengan suara yang menyerupai hewan.

Teriakan balasan itu memantik emosi anggota LUIS yang langsung mendatangi narapidana di Blok C1. Aksi lempar-lemparan batu antara anggota LUIS dan narapidana pun tak terhindarkan setelah itu.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Melihat kericuhan terjadi, pihak keamanan rutan langsung menyuruh anggota LUIS keluar dari lokasi. Pihak keamanan kemudian memindahkan tahanan yang berasal dari kelompok LUIS ke ruang Kepala Satuan Pengamanan Rutan Kelas 1A Surakarta.

Sekitar 100 personel Polresta Surakarta pun langsung diterjunkan dan tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB. Personel kepolisian itu langsung mengambil tindakan untuk menetralisir keadaan.

Beberapa jam setelah Wakapolresta Surakarta Ajun Komisaris Besar Andi Rifai didampingi Danramil 05/Pasar Kliwon Kapten Kurdi tiba di Rutan Klas I Surakarta pada pukul 11.35 WIB dan meninjau Blok B, narapida Iwan Walet dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sragen.

Beberapa jam selanjutnya, sebanyak lima narapidana yakni Isan alias Abdullah Ihsan, Rahmad Sardiansyah, Komari alias Komar, Harnang Tedy T, dan Geri Angger Raharjo dipindahkan ke Lapas Kedung Pane Semarang.(CCNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi
MISTERI Kematian Seorang Perempuan Terungkap, Pelaku Diringkus Dugaan Bermotif Sakit Hati
2 PEJABAT KPU Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah Pilkada Kotim
KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus
REKONSTRUKSI Tragedi Katingan, Ada 17 Adegan dan 5 TKP

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca