RAMPUNG Bangunan Utama Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan bangunan utama Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang berada di kawasan perkantoran gubernuran telah rampung dibangun.

Saat ini, fokus pekerjaan dialihkan pada penataan kawasan dan penyempurnaan fasilitas pendukung sebelum masjid difungsikan secara penuh.

Masjid yang dibangun di atas lahan sekitar 4.000 meter persegi ini dirancang mampu menampung kurang lebih 3.000 jemaah di dalam ruangan utama. Kapasitas tersebut belum termasuk area luar yang dapat dimanfaatkan saat kegiatan keagamaan berskala besar.

Keberadaan masjid ini diproyeksikan mendukung aktivitas ibadah di kawasan perkantoran sekaligus melayani masyarakat umum.
Apalagi, wilayah sekitarnya direncanakan berkembang dengan pembangunan permukiman instansi seperti kepolisian dan TNI.

Terkait kemungkinan penggunaan perdana pada bulan Ramadan, pemerintah daerah masih menunggu arahan pimpinan setelah proses koordinasi pengelolaan dinyatakan final.
Sementara itu, penataan kawasan akan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran, dimulai dari pembangunan akses jalan dan lanskap dasar.

Pada tahap selanjutnya, pemerintah merencanakan penambahan fasilitas seperti taman tematik, kolam, serta ruang terbuka hijau. Bahkan, sesuai arahan gubernur, kawasan masjid juga akan ditanami berbagai jenis pohon buah untuk menghadirkan ruang publik yang asri dan produktif.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Bidang Cipta Karya Ryan Tirta Nugraha menyampaikan bahwa konstruksi gedung induk beserta instalasi utilitas seperti jaringan listrik dan air telah selesai dikerjakan.

Meski demikian, perlengkapan interior seperti karpet, sajadah, serta meubelair masih menunggu penyesuaian kebutuhan dari pihak pengelola.

Menurut Ryan, saat ini pihaknya tengah menuntaskan penataan lanskap, termasuk pembangunan taman dan akses jalan penghubung menuju masjid.

Di sisi lain, koordinasi dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) juga dilakukan guna mempercepat proses penyerahan aset sekaligus memastikan skema pengelolaan berjalan optimal.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56