Polri Jawab Cibiran soal Massa Reuni 212 cuma 40 Ribu

- Penulis

Senin, 3 Desember 2018 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Mabes Polri merespons cibiran sejumlah masyarakat menyikapi pernyataan jumlah massa dalam Reuni Aksi 212 yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (2/12).

Cibiran dari masyarakat muncul setelah Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut jumlah massa yang hadir dalam acara Reuni Aksi 212 hanya berkisar angka 40 ribu orang.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar Syahar Diantono mengatakan bahwa jumlah tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari anggota polisi yang berada di lapangan.

“Tentunya itu ada petugas kami di lapangan yang disampaikan,” kata Syahar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/12).

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari anggota polisi yang berada di lapangan, dia melanjutkan, jumlah massa yang hadir dalam Reuni Aksi 212 berkisar angka 50 ribu hingga 60 ribu.

Sebelumnya, Dedi berkata bahwa jumlah massa dalam Reuni Aksi 212 sekitar 40 ribu orang. Dia pun meyakini bahwa massa yang hadir dalam acara tersebut tidak sampai ke angka jutaan.

“Sekitar 40 ribu. Kebanyakan sekali (jutaan),” kata Dedi lewat pesan singkat, Minggu (2/12).

Menyikapi pernyataan itu, sejumlah masyarakat pun mencibir. Salah satunya pemilik akun media sosial Twitter @muidmarpaung.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Ia mempertanyakan alasan menyebut jumlah massa yang hadir dalam Reuni Aksi 212 hanya puluhan ribu, tidak jutaan.

“Apasih susahnya mengakui Aksi Akbar Reuni 212 dihadiri jutaan. Kan memang kenyataan memang jutaan. Kenapa mesti ngatakan hanya puluhan ribu? Apa untungnya? Apa sih yg ditakutkan klo jutaan. #ReuniAkbar212diMonas,” cuit @muidmarpaung, Senin (3/12).

Reuni Aksi 212 digelar di Monas, pada Minggu (2/12) kemarin. Acara tersebut digelar untuk kedua kalinya digelar setelah 2017 silam juga digelar pada tanggal yang sama.

Sejumlah tokoh seperti calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Habib Bahar bin Ali bin Smith turut hadir di acara tersebut. Mereka juga sempat memberikan pidato di panggung Reuni Aksi 212.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca