Suarindonesia – Petasan dan kembang di Banjarmasin masih semarak mewarnai malam pergantian Tahun 2025-2026, meski pihak Walikota telah melarang.
Terpantu sepajang Jalan A Yani Banjarmasin, banyak masyarakat bermain petasan hingga Kamis (1/1/2026) dinihari.
Padahal sudah ada larangan dan himbauan bahwa masyarakat dilarangan untuk menyalakan petasan dan kembang api, guna turut prihatin terhadap masyarakat yang terkena musibah.
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR telah menyampaikan, pesta kembang api dilarang di daerahnya untuk menjaga keamanan dan menangkal terjadinya musibah kebakaran.
“Kami instruksikan agar warga tidak menyalakan kembang api. Risikonya besar juga membahayakan, kita tidak ingin momen kegembiraan berubah menjadi musibah seperti kebakaran,” ujarnya.
Selain itu juga, kata dia, permainan kembang api tidak mubajir atau sifat yang membuang-membuang uang tanpa manfaat
Hal ini terpantau para remaja hingga dewasa yang sedang bermain petasan, dan juga terlihat ada yang konvoi sambil membawa kembang api.
Sekitar pukul 01.00 WITA, sejumlah anggota gabungan langsung melakukan himbauan agar tak ada lagi kegiatan bermain kembang api serta menyuruh mereka untuk pulang ke rumah masing-masing. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















