Suarindonesia – Perkelahian berdarah di Pekapuran Raya, RT. 17 Gang Seroja Banjarmasin Timur, Senin (16/3/2026) malam, sekitar pukul 22.58 WITA, seorang tewas penuh bacokan.
Warga ketakutan melihat para pelaku yang masih memegang senjata tajam (sajam), saat melukai seorang pria diketahui bernama Abdul Gafur.
Korban diketahui warga Jalan Pekapuran Raya Gang Melati 3 Banjarmasin Timur, mengalami luka di bagian paha, dada, kepala, tangan.
Warga langsung melaporkan kejadian ini Kepolisian. Tak lama kejadian, para pelaku kabur.
Sejumlah anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banjarmasin, dan Anggota Polsek Banjarmasin Timur, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setelah selesai melakukan Olah TKP, korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin. Namun korban meninggal dunia dalam perjalanan, lalu dipindahkan keruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah.
Dari keterangan Ketua RT setempat Syarfani, dirinya saat itu sedang berada di rumah, lalu mendapat kabar bahwa ada perkelahian.
“Saya melihat ada sejumlah remaja sedang membawa sajam tak berani keluar, ketika mendapat kabar ada korban, dirinya kembali lagi ke TKP, waktu kejadian anak-anak masih menjalani Tadarusan atau pengajian di dalam langgar langsung berhamburan keluar,” ujarnya.
Dari lihat di kamera CCTV, korban saling kejar dengan salah satu pelaku, di sana keduanya saling serang hingga korban tak berdaya.
Teman- teman pelaku diperkirakan sebanyak 11 orang langsung menyerang korban. Padahal saat itu korban sudah tak berdaya akibat luka dialami.
“Anak-anak yang berada di dalam musala juga tak ada berani mendekatinya , karena para pelaku membawa sajam dan kayu balok,” ucapnya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















