SuarIndonesia – Perayaan kelulusan siswa menghadirkan hiburan “DJ: (Disk Jokey, disikapi tegas oleh Penjabat (Pj) Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.
Perayaan ini adalah kelulusan siswa SMKN 1 Tapin dan menjadi viral.
Pj Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin, memastikan akan memanggil kepala sekolah bersangkutan.
Menurutnya saat ini belum bisa mengambil tindakan. Sebabnya belum mengetahui secara pasti kejadian tersebut.
“Belum bisa ambil tindakan, karena belum tahu kronologisnya, tempatnya di mana, dan siapa DJ-nya,” kata pria yang juga Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel itu.
Menurut Syarifuddin, perlu diketahui duduk perkaranya. Jika ada yang tidak baik seperti apa tidak baiknya.
“Yang pasti pihak sekolah akan dipanggil untuk tindak lanjuti. Kita akan berikan semacam sanksi, isa sanksi teguran, tertulis atau yang paling berat penurunan tugas kepala sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tapin, Edi Suhariyono, menegaskan bahwa pihak sekolah siap bertanggung jawab jika terdapat hal-hal dalam acara tersebut yang dianggap melanggar norma maupun aturan.
“Kalau memang ada yang melanggar hukum atau norma masyarakat, kami tidak lari dari tanggung jawab,” ujar Edi lewat siaran pers, Selasa (27/5/2025).
Edi menjelaskan, dua hal yang menjadi sorotan adalah penampilan “DJ” dan aksi saweran yang terekam dalam video.
Ia menyebut musik dalam acara tersebut masih dalam batas wajar.
Bahkan, EDM (Electronic Dance Music) menurutnya sudah menjadi bagian dari perkembangan selera seni generasi muda.
“Soal DJ, itu sudah berkembang luas, hanya saja, untuk saweran, kami akui itu di luar kendali.
Para siswa larut dalam suasana, kalau itu keliru, kami mohon maaf, akan evaluasi,” tutupnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















