SuarIndonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mengecek peralatan kebencanaan. Selain mengecek, peralatan yang masih kurang juga akan ditambah.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, selain alat pendeteksi gempa peralatan lainnya juga sudah dilakukan pengecekan.
“Seperti alat monitor, mobil serbaguna atau taktis dalam penanganan cepat, ini kita usulkan ke pak gubernur yang sekarang BPBD masih belum memiliki,” ujarnya.
Selain itu, Bambang juga menyebutkan saat ini pentingnya berkolaborasi, termasuk gempa kemarin. Ia juga mengakui selalu berkomunikasi intens dengan BMKG dan ESDM. Meski begitu, pihaknya sudah melakukan mitigasi seperti penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mahasiswa dan pelatihan juga langsung dari BNPB secara daring.
Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, mengatakan sesuai perintah Gubernur Kalsel Sahbirin Nor, bahwa BPBD diminta agar menginventarisir kembali terkait perlengkapan.
“Nah saat ini yang kurang adalah pertama alat digitalisasi pendeteksi gempa. Ini yang akan kita usulkan ke pak gubernur, karena beberapa minggu lalu ada gempa, namun tidak signifikan” ujarnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















