Penyerang Polsek Metro Penjaringan Mengidap Depresi Berat

- Penulis

Jumat, 9 November 2018 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kapolsek Metro Penjaringan AKBP, Racmat Sumekar menegaskan, pelaku penyerangan terhadap seorang anggota polisi di Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, diketahui sedang mengidap depresi berat. Pelaku diketahui bernama Rohandi.

Dalam aksi itu, Racmat menegaskan kalau pelaku sudah diperiksa oleh Densus 88 di Mapolsek Metro Penjaring dan tak ada kaitannya dengan aksi teroris.

“Nggak ada (kaitan dengan kelompok teroris) tadi Densus sudah ke sini,” katanya di Jakarta, Jumat (9/11).

Pada saat dilakukan pemeriksaan, Rahandi diketahui sedang mengalami depresi berat, sehingga tindakannya diduga dilakukan di luar akal sehatnya.

“Depresi, nggak ada jaringan kemana-mana, semua orang Densus pada ke sini udah diperiksa, dia berasal dari keluarganya baik-baik. Dia punya penyakit getah bening udah dua tahun, udah pernah dioperasi dua kali tapi nggak sembuh-sembuh, kerjaan dipecat udah 3 tahun lalu,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menambahkan, kejadian bermula sekitar pukul 01.35 , di mana pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri dan memarkirkan kendaraannya di luar dan masuk ke dalam Markas Polsek Metro Penjaringan.

“Kemudian pelaku turun dan disapa oleh petugas SPK, Brigadir Sihite yang kemudian pelaku langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau babi,” kata Argo.

Anggota polisi yang mendapat serangan itu pun menghindar dan meminta bantuan angggota lain yang sedang berjaga di SPK.

“Pelaku terus mengejar dan menuju ke arah lobi SPK. Di sana, Kepala SPK, AKP M.A. Irawan berupaya melawan pelaku. Mendapat perlawanan, pelaku terus menyerang dengan membabi buta. Pelaku melempar pisau babi yang dipegang ditangan kirinya dan golok masih dipegang ditangan kanannya. Sambil menyerang petugas kepolisian dan korban terjatuh terkena sabetan golok pelaku dan mengenai tangannya menimbulkan luka ringan,” jelasnya.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kembali mengejar anggota polisi lain yang ada di ruang Reserse Kriminal dan PPA. Anggota Reskrim yang melihat pelaku mengejarnya.

“Lalu pelaku berbalik dan menyerang anggota Reskrim yaitu Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto. Dan pelaku memecahkan pintu kaca ruangan dengan golok yang dipegangnya dan menyerang,” kata Argo.

Aipda Dedi dan Aipda Giyarto telah berupaya meredam aksi pelaku. Tapi, pelaku tetap nekat menyerang. Pada akhirnya, lanjut Argo, polisi pun memberikan tembakan peringatan.

“Kemudian Aipda Giyarto melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan. Pelaku pun berhasil diamankan. Hingga kini, yang bersangkutan masih ada ditahan di Markas Polsek Metro Penjaringan,” katanya.(Merdeka.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi
MISTERI Kematian Seorang Perempuan Terungkap, Pelaku Diringkus Dugaan Bermotif Sakit Hati
2 PEJABAT KPU Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah Pilkada Kotim
KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus
REKONSTRUKSI Tragedi Katingan, Ada 17 Adegan dan 5 TKP

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca