Penyebab Jalan Gubeng Amblas Diduga akibat Proyek RS Siloam

- Penulis

Rabu, 19 Desember 2018 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Jalan Raya Gubeng, Surabaya, amblas pada Selasa (18/12) malam diduga karena proyek pengerjaan basementRumah Sakit Siloam. Lokasi amblasnya jalan tak jauh dari rumah sakit tersebut.

Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana mengatakan penyebab amblasnya Jalan Gubeng diduga karena konstruksi basement RS Siloam yang menyalahi aturan.

“Penyebabnya jika saya lihat dari gedung yang ada di sebelah kiri saya ini, jadi karena fondasinya mungkin. Dia dari awal sudah diingatkan oleh Dinas PU, karena kondisi bariernya untuk di jalan itu tidak kuat akhirnya ambruk,” kata Wisnu kepada CNN Indonesia TV.

Pada Rabu (19/12) pagi, petugas Basarnas juga melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari korban. Sejauh ini belum ada korban akibat kejadian tersebut. Polisi juga berjaga di lokasi kejadian.

Saat ini Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan sedang melakukan pemeriksaan di RS Siloam, tempat proyek pembuatan basementyang diduga jadi penyebab utama amblasnya Jalan Raya Gubeng.

Proyek tersebut dibangun oleh PT Nusa Engineering Konstruksi. Polisi juga telah mengamankan tiga orang pekerja proyek tersebut sebagai saksi untuk diminta keterangannya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapeko) Surabaya Surabaya Ery Cahyadi sebelumnya juga menduga amblasnya Jalan Raya Gubeng murni kesalahan pengerjaan proyek di sekitar lokasi.

Baca Juga :   DIRESMIKAN, Rimba Mart Jual Produk Hasil Hutan

Ery mengatakan di sekitar lokasi memang terdapat proyek basement bawah tanah berukuran besar. Saat ini proyek itu sedang dikerjakan di gedung yang berada tepat di samping jalan yang ambles.

“Dugaan sementara kami, karena pengerjaan proyek basement,” kata Ery Rabu (18/12) dini hari.

Jalan Raya Gubeng amblas sedalam 10 meter, dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar 100 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Saksi mata mengatakan, kejadian itu diawali suara gemuruh.

“Sekitar jam segitu, saya dengar sura gemuruh, saya keluar tiang lampu penerangan pada goyang semua, seperti gempa,” kata Tri, seorang penjaga rumah di Jalan Gubeng Surabaya.

Salah satu saksi, Rudi mengatakan saat kejadian semua orang yang berada di lokasi langsung berlarian. “Orang-orang pada lari, ada (karyawan) pada lari semua,” katanya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:06

PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:59

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Suasana penyaluran bantuan Presiden kepada warga terdampak asap karhutla di Kuala Kurun, Selasa (27/10/2026). (Foto: Antara/Chandra)

Kalteng

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:49

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44

Foto ilustrasi yang menggambarkan suasana persiapan penyaluran BSU 2027 di lingkungan kementerian. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Ekonomi

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca