PENCEMARAN HSFO di Sungai Ganggu Ekosistem

- Penulis

Senin, 15 Agustus 2022 - 01:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Terjadinya cemaran limbah yang berasal dari jenis dari minyak jenis high sulfur fuel oil atau HSFO yang mencemari aliran sungai di Banjarmasin rupanya akan berdampak besar bagi ekosistem lingkungan. Khususnya di sungai-sungai yang terjadi cemaran.

Dosen Biologi, FKIP ULM, Kaspul mengatakan, cemaran dari bakar yang biasa digunakan untuk mesin diesel putaran rendah pada perkapalan hingga bahan bakar industri ini mengandung logam berat yang berbahaya yang secara langsung membahayakan kehidupan makhluk hidup di air.

Pasalnya, dalam jangka lama, kondisi cemaran justru dapat menyebabkan keracunan bagi manusia melalui proses biomagnifikasi atau keracunan melalui rantai makanan karena penimbunan zat beracun secara perlahan-lahan.

Menurutnya, jika dibuang ke sungai, hal tersebut dapat mencemari lingkungan perairan sungai karena dapat mengubah sifat fisiko-kimia air sungai.

Secara fisika limbah oli yang dibuang ke sungai menutupi permukaan sungai dengan mengubah sifat fisika air sungai.

Seperti menurunkan tegangan permukaan air, menghambat penetrasi cahaya ke dalam sungai, menghambat singgungan udara dengan permukaan air sungai, mengubah tekanan hidrostatik dan mengubah suhu air.

PENCEMARAN HSFO di Sungai Ganggu Ekosistem (2)

Kemudian, cemaran bahan kimia cair salam bentuk minyak ini jika terjadi di sungai juga mengubah sifat kimia air. Yakni perubahan pH air, perubahan daya larut oksigen dalam air, perubahan kandungannya oksigen dan karbon dioksida dalam air.

Baca Juga :   POLISI Selidiki Kebakaran Hanguskan Rumah dan Satu Unit Motor

Tidak hanya sampai di situ, ia membeberkan perubahan fisika dan kimia dalam air akibat limbah tersebut dapat mengakibatkan terjadinya perubahan mikro-organisme dengan mematikan mikro-organisme air.

“Yang berakibat proses dekomposisi atau penguraian oleh bakteri menjadi terganggu dan mengganggu keseimbangan ekosistem kehidupan makhluk hidup di sungai,” ucapnya pada awak media belum lama tadi.

Selain itu, menurut Kaspul apabila limbah tersebut bakal membuat peningkatan reproduksi dari mikro-organisme lain misalnya alga/ganggang.

“Jika alga/ganggang ini meningkat jumlahnya secara berlebihannya (alga blooming) maka akan mengakibatkan air sungai menjadi hijau/biru dan berbau tak sedap,” tukasnya.

“Tidak Melimpahnya alga juga mengakibatkan keseimbangan ekosistem air sungai menjadi terganggu, dalam jangka panjang dapat menyebabkan punahnya biota air tertentu,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut
TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku
BPJPH KALSEL Terbitkan 26.207 Sertifikat Halal
DIRINGKUS Polda Kalsel Dua Kurir Jaringan Gembong Narkotika Internasional, 9,5 Kg Sabu Disita
RATUSAN HAJI Kloter 01 Debarkasi Banjarmasin Mendarat Selamat di Banua
DECAK KAGUM Warga Saksikan Jupiter Aerobatic Team TNI AU
POLRESTA Banjarmasin Amankan Delapan Motor Terindikasi Balap Liar
PRIA PEKERJA SERABUTAN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:21

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:56

TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:24

DIRINGKUS Polda Kalsel Dua Kurir Jaringan Gembong Narkotika Internasional, 9,5 Kg Sabu Disita

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20

RATUSAN HAJI Kloter 01 Debarkasi Banjarmasin Mendarat Selamat di Banua

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:34

DECAK KAGUM Warga Saksikan Jupiter Aerobatic Team TNI AU

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:47

POLRESTA Banjarmasin Amankan Delapan Motor Terindikasi Balap Liar

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:37

PRIA PEKERJA SERABUTAN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:53

GAJI ke 13 ASN Pemprov Kalsel Dicairkan Mulai Besok, Alokasi Anggaran Disiapkan 120 Miliar

Berita Terbaru


Dua tersangka dugaan korupsi batu bara ilegal ditahan Kejati Kaltim. (Foto: Dok Kejati Kaltim)

Hukum

DITAHAN Dua Tersangka Korupsi Batu Bara Ilegal

Kamis, 4 Jun 2026 - 20:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca