SuarIndonesia — Sebanyak 112 pemuda dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkompetisi memperebutkan gelar Pemuda Berprestasi 2025 yang digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) provinsi setempat.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugerah menjelaskan pemilihan Pemuda Berprestasi merupakan inovasi yang diadopsi dari program Dispora Jawa Timur.
“Tahun ini, kami melaksanakan Pemilihan Pemuda Berprestasi sebagai wadah bagi para pemuda yang mungkin belum berkesempatan ikut kegiatan kepemudaan lain seperti pemilihan pemuda pelopor, pasangan muda inspiratif, maupun wirausaha muda,” kata Anugerah dikonfirmasi di Banjarmasin, Selasa (18/11/2025).
Dikatakan Anugerah, kompetisi ini merupakan sebuah ajang apresiasi dan pencarian talenta unggul di Banua.
Program ini menjadi terobosan baru dalam upaya mencetak generasi muda inspiratif dan berdaya saing tinggi, sekaligus membuka ruang bagi pemuda yang belum berkesempatan terlibat dalam program kepemudaan lainnya.
Berbeda dengan ajang lainnya yang menunggu usulan dari kabupaten/kota, kompetisi ini dibuka secara umum tanpa batasan asal daerah.
Anugerah menerangkan perlombaan ini terbagi lima bidang kompetensi, yaitu Kepemimpinan dan Sosial Kemasyarakatan, Kewirausahaan dan Inovasi Ekonomi, Seni Budaya dan Kreativitas Digital, Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 112 pemuda dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
“Setelah verifikasi berkas, terjaring 12 peserta pada bidang kepemimpinan, 23 peserta bidang kewirausahaan, lima peserta seni budaya, lima peserta lingkungan, dan 25 peserta di bidang pendidikan,” tutur Anugerah dilansir dari AntaraNews.
Pendaftaran resmi ditutup Minggu (16/11) kemarin dan memasuki tahapan selanjutnya, yaitu wawancara pada 18–19 November 2025.
Seluruh peserta akan kembali diseleksi hingga menyisakan tiga besar di setiap bidang pada awal Desember mendatang.
Proses penjurian melibatkan akademisi, praktisi, dan media, di antaranya Dr Norma Lina dari BPSDM Kalsel, praktisi pemuda Tabalong Pak Wik.
Anugerah menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum baru pembinaan kepemudaan di Kalsel.
“Ini kegiatan perdana, dan kami berharap dapat menjadi trigger bagi para pemuda. Kami ingin para juaranya menjadi role model, memberi dampak nyata bagi pemuda lainnya, serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda di Kalsel,” ujarnya.
Pemilihan Pemuda Berprestasi 2025 diharapkan melahirkan inspirasi baru, karya nyata, serta kontribusi langsung bagi pembangunan daerah melalui gagasan dan inovasi generasi muda. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















