PEMERINTAH PUSAT Mengurangi Dana Transfer Daerah 2026, di Kalsel pada 2025 Sebesar 27,8 Triliun

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 15:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dana Transfer Daerah (TKD), khusus Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 2025 sebesar Rp 27,8 triliun.

Pemerintah pusat mengurangi TKD 2026. Jumlahnya mencapai 30 persen dari alokasi tahun 2025.

Pada tahun 2025 TKD dari pemerintah pusat Rp 848,52 t triliun dan menjadi Rp 693 triliun pada 2026.

Bahkan sebelumnya TKD yang ditetapkan hanya sebesar Rp 650 triliun.

Sebelum penetapan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, yang menambah Rp 43 triliun untuk TKD.

Khusus di Kalsel, pada 2025 dari keternagam, Rabu (24/8/2025) TKD sebesar Rp27,8 triliun. Terdiri dari 14 pemerintah daerah. 1 provinsi, 2 kota, dan 11 kabupaten.

Pemerintah daerah (Pemda) penerima paling besar adalah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), sebesar Rp 4,7 triliun.

Diikuti Tanah Bumbu sebesar Rp2,8 triliun, Kotabaru Rp 2,4 triliun, Balangan Rp 2,1 triliun, dan Kabupaten Banjar sebesar Rp 2,1 triliun.

Selanjutnya Tanah Laut Rp 1,8 triliun, Tapin Rp 1,6 triliun, Kota Banjarmasin dan Barito Kuala masing-masing Rp 1,4 triliun.

Berikutnya Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara masing-masing Rp 1,3 triliun, Hulu Sungai Tengah Rp 1,2 triliun.

Terakhir penerima paling kecil adalah Kota Banjarbaru sebesar Rp 966 miliar.

Menyikapai penurunan TKD tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel Subhan Nor Yaumil menilai keputusan pemerintah pusat memberikan kepastian bagi sinergi program.

Menurutnya, keberlanjutan alokasi TKD akan membuat program nasional dan program provinsi berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :   GENCAR Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

Lebih jauh dijelaskan Kepala Bidang Pengenlolaan Pendapatan Daerah Bapenda Kalsel, Indra Surya, rencana TKD pusat ke daerah telah disampaikan sebelum reshuffle Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya.
Bahwa TKD ke Daerah mengalami penurunan sebesar kurang lebih 30 persen.

Menurut Indra, pemerintah daerah berkomitmen tidak akan menjadikan beban bagi pendapatan lainnya.

Seperti retribusi dan pajak daerah. Ia menyebut pihaknya tidak akan menaikan pajak dan retribusi daerah untuk menutup kekurangan pendapatan.

“Mudah-mudahan ke depan tidak mempengaruhi belanja dan pendapatan.

Tetapi hal ini sudah bisa dipastikan bahwa belanja program prioritas gubernur tetap terakomodir,” katanya.

Meski begitu Indra mengaku tetap memasang target pendapatan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kami masih menunggu PMK (Peraturan Menteri Keuangan) untuk kepastian alokasi TKD. Kami belum menerima PMK.

Dari sisi kita saat ini tetap memasang target TKD seperti tahun sebelumnya sembari menunggu PMK,” bebernya.

Sementara itu, Menkeu Purbaya, mengatakan dana ke daerah tidak berkurang. Hanya TKD pusat ke pemda yang berkurang.

“Walaupun total dana untuk daerahnya turun dibanding tahun lalu, cuma ada Rp 1.300 triliun belanja pusat yang dibelanjakan di daerah. Jadi, manfaat ke daerahnya nggak akan berkurang, artinya dominasi pergerakan ekonomi daerah,” tutup Indra Surya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Minggu, 12 April 2026 - 22:15

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum

Minggu, 12 April 2026 - 15:12

PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 19:03

ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Sabtu, 11 April 2026 - 00:44

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Berita Terbaru

Podium ganda putra Badminton Asia Championships 2026. (instagram: @badminton.ina)

Internasional

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:15

Petugas keamanan berada di dekat baliho perundingan AS-Iran di luar pusat media di Islamabad, Pakistan, Minggu (12/4/2026). (AP/ANJUM NAVEED)

Internasional

PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca