Pembunuhan dengan Kampak Direkonstruksi

Pembunuhan dengan Kampak Direkonstruksi

Suarindonesia – Serangkain rekonstruksi kasus pembunuhan sadis menggunakan senjata tajam jenis kampak yang menyebabkan hilangnya nyawa Muhammad Alfian, dilaksanakan oleh jajaran Polsek Banjarmasin Selatan, Senin (10/9/2018) pagi.

Rekonstruksi dilaksanakan di halaman Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Banjarmasin Selatan yang merupakan arahan dari Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan pertimbangan untuk keamanan, keselamatan, dan kelancaran jalannya reka ulang.

Dalam pantauan Suarindonesia.com, reka adegan yang dipimpin oleh Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol H Najamuddin Bustari tersebut menghadirkan sejumlah saksi dan tersangka. Saksi dalam reka adegan diperankan oleh peran pengganti. Sedangkan tersangka diperankan oleh Deni Renaldi sendiri yang terlihat menggunakan kaos tahanan serta peci hitam. Deni merunduk dengan wajah mirung ketika menjalankan reka adegan seakan penuh raut penyesalan atas perbuatannya tersebut.

Sebanyak 25 reka adegan yang dijalankan dalam rekonstruksi disaksikan oleh warga sekitar dan rekan tersangka di balik pagar pintu gerbang Mapolsek Banjarmasin Selatan.

”Reka adegan dalam rekonstruksi ini berjumlah 25 adegan. Tersangka melaksanakan dengan cukup bagus, tidak ada kendala apa pun yang tadi kita lihat,” kata Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol H Najamuddin Bustari kepada rekan-rekan media, Senin (10/9/2018).

Najamuddin mengatakan, atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUH- Pidana karena menebaskan kampak kepada korban sebanyak tiga kali yaitu pada bagian kepala, pipi, dan leher. Walau sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, namun sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Sebelumnya, Pembunuhan terhadap Muhammad Alfian (20) warga Jalan Pemangkih Tengah RT03, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar yang tewas setelah dikampak temannya sendiri di Jalan Kelayan B, Gang Nurul Huda RT07, Kecamatan Banjarmasin Selatan pada, Minggu (19/8/2018) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Pelaku diketahui bernama Deni Renaldi alias Deni (21), identitasnya diketahui berkat adanya keterangan beberapa orang saksi yang melihat kejadian. Jajaran Polsek Banjarmasin Selatan pun langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka hingga diketahui ia bersembunyi di rumah temannya di kawasan Batu Kajang, Provinsi Kalimantan Timur pada, Minggu (26/8/2018).

Menurut Sisworo, aksi pembunuhan tersebut hanya gara-gara nasi bungkus yang dimakan korban, tersangka yang tidak terima kemudian marah-marah dan pulang ke rumah dengan mengambil sebuah senjata tajam jenis kampak.

“Setelah itu Deni mencari korban dan mengejarnya, hingga bagian belakang kepala korban dikampak. Mengalami luka di bagian kepala, korban sempat koma beberapa hari hingga akhirnya meninggal dunia” kata Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan Iptu Sisworo Zulkarnaen kepada Suarindonesia, Minggu (27/8/2018). (BY)

 386 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: