PDAM MAMPU Pertahankan WTP, Meski Laba Merosot Rp6 Miliar

- Penulis

Kamis, 9 September 2021 - 00:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meski sejarah mencatat PDAM Bandarmasih mampu mempertahankan WTP yang ke 10 kalinya, tetapi perusahaan yang bergerak di pengolahan air bersih ini, tahun 2020 pendapatan laba cukup merosot hingga Rp6 miliar.

Penurunan laba yang terjun bebas, selain dikarena kebijakan pencabutan tarif minimum 10 Kubik, juga kali ini PDAM Bandarmasih terkena dampak pandemi, di mana para pelanggan bisnis dari hotel dan retoran penggunaan airnya menurun.

Akibatnya dari hasil audit neraca Komparatip per 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019, keuntungannya yang didapatkan sekitar Rp17 miliar dan tahun 2020 PDAM meraup laba sebesar Rp11.118.506.734 miliar, sehingga turun dratis Rp6 miliar.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Yudha Ahmady yang didampingi Ir Endang Waryono dan Suryani bagian Keuangan, kepada awak media, Rabu (08/09/2021) mengakui bahwa biaya operasional dan minimnya tambahan modal menjadi dampak menurunnya laba tersebut.

Di hadapan awak media, Yudha mengakui PDAM meski tidak merugi, namun lambat laun akan mengancam kemunduran yang signifikan dari perusahaan plat merah ini yang kini masih untung.

Namun pihaknya mengalami penurunan hingga Rp6 miliar lebih yang tahun sebelumnya mengalami penurunan yang mencapai Rp l5 miliar.

“Setidaknya dalam segi keuangan, PDAM Bandarmasih masih bisa mempertahankan keuangan dengan perolehan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang tercatat sudah sepuluh kali berturut turut sejak 2011. Adapun nilai hasil auditnya berpredikat sehat dan baik,’’ ungkap Yudha.

Dipaparkan, bahwa situasi tersebut merupakan dampak penurunan pendapatan PDAM Bandarmasih. Terhitung 2020 hanya meraih pendapatan Rp340 miliar. Sedangkan 2019 lalu, sekitar Rp348 miliar.

Baca Juga :   DIGELAR KPU Batola Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati

Begitu juga selama pandemi Covid-19, pemasukan dari penjualan air melalui sektor bisnis menurun sekitar 3-4 persen. Misalnya Duta Mall Banjarmasin yang hampir tidak memakai pelayanan air bersih.

Sedangkan sektor komersil seperti rumah tangga meningkat dratis lantaran masyarakat dominan beraktivitas di rumah. Karyawan dipaksa Work For Home (WFH). Namun sektor tersebut tidak bisa menutupi pendapatan karena harga tarif air yang dibayar telah disubsidi.

“Kendati airnya naik, uang yang kita dapat itu menurun. Idealnya itu harus seimbang antara pelanggan bisnis dengan rumah tangga, seperti subsidi silang seperti itu,” ucapnya.

Bahkan, penurunan pendapatan ini wajar dalam posisi pandemi Covid-19. PDAM Bandarmasih pun memilih untuk bertahan hidup atau survive dengan merasionalisasi hampir seluruh kegiatan sehingga efesiensi anggaran tidak terlalu banyak.

Upaya tersebut berbuah hasil dengan menyetorkan sekitar Rp5 miliar ke pendapatan asli daerah (PAD) pemerintah daerah tahun 2020.

Jadi, setoran PAD ini alami penurunan yang sebelumnya tahun 2019 sekitar Rp9 miliar. “Tahun 2020 hanya Rp5 miliar setor PAD karena laba kita turun. Adapun laporan keuangan 2020 di audit oleh kantor akuntan publik sehingga mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penghargaan dengan kategori baik dan sehat ini diperoleh PDAM Bandarmasih setiap tahunnya.”

“Mudahan tahun depan dan seterusnya agar perusahaan tidak rugi,” demikian Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Yudha Ahmady.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Minggu, 12 April 2026 - 22:15

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum

Minggu, 12 April 2026 - 15:12

PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 19:03

ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Sabtu, 11 April 2026 - 00:44

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Berita Terbaru

Podium ganda putra Badminton Asia Championships 2026. (instagram: @badminton.ina)

Internasional

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:15

Petugas keamanan berada di dekat baliho perundingan AS-Iran di luar pusat media di Islamabad, Pakistan, Minggu (12/4/2026). (AP/ANJUM NAVEED)

Internasional

PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca