PDAM Bandarmasih Berharap Gubernur Hibahkan Penyertaan Modal Pemprov

- Penulis

Jumat, 17 Mei 2019 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – PDAM Bandarmasih mengharapkan Gubernur Kalsel H Sabirin Noor bisa menghibahkan dana penyertaan modal yang selama ini ada, yakni mulai tahun 1999 dilakukan pernyataan modal yang berbentuk bantuan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Kalsel dengan total nilai sebesar Rp65 miliar.

Permintaan tersebut dilakukan sehubungan PDAM Bandarmasih ke depan ingin merubah status dari perusahaan daerah menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Karena mengingat ada aturan pemerintah agar hal ini diberlakukan mulai 2019 mendatang.

“Jika ingin berubah bentuk menjadi Perumda, peraturan daerah (Perda) harus digodok terlebih dahulu. Jadi sebelum diberlakukan harus ada Perdanya dan saya berharap akhir tahun 2019 bisa dilaksanakan,” tegas Direktur Utama PDAM Bandarmasih H Yudha Ahmady kepada awak media, usai buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaan, di Aula PDAM Bandarmasin, Jumat (17/05/2019).

Mengapa harus ada dana hibah? Menurutnya, pernyertaan modal yang sudah bertahun-tahun dari Pemprov Kalsel dan dibangunkan dalam pengembangan jaringan PDAM tahun yang lalu, ternyata kini menjadi kendala dalam perubahan status dengan harapan bisa dibuatkan payung hukum. Karena itulah, PDAM berharap dana tersebut dihibahkan.

Pertimbangan pemilihan status PDAM menjadi Perumda ini, dikarenakan supaya PDAM memiliki payung hukum dan pelayanannya lebih mengedepankan sosial atau pelayanan publik. “Jika Perumda pelayanannya lebih mengedepankan sosial dibanding perseroda,” papar mantan Direktur Teknik PDAM ini.

ketua dewan pengawas ichwan nootlrkhalik

Ketua Badan Pengawas PDAM Bandarmasih H Iwan Noorkhalik sangat mendukung upaya PDAM yang meminta dan berharap supaya dana pernyetaan modal yang saat ini masih ada 15 persen, yang tahun-tahun lalu berubah sumbangan penyertaan modal milik Pemprov Kalsel, memang jika ada perubahan status menjadi Perumda tak dibolehkan dan melanggar aturan kecuali dihibahkan.

Baca Juga :   PLN Kerja Tanpa Henti Kembalikan Keadaan Kelistrikan Kalselteng

“Kita selama ini memang mendorong supaya dilakukan perubahan status hanya saja bisa dilakukan jika jumlah dana penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Kalsel dihibahkan kepada Pemerintah PDAM Bandarmasih,’’ ujarnya.

Karena itulah, Kemendagri merekomendasi untuk mencontoh dengan mendatangi salah satu kota di Bali yakni Kabupaten Gianyar yang kasusnya sama ada dana penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi. “Kita sedang mentransfer ilmu yang diharapkan ada solusinya,’’ katanya.

Sedangkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina selaku owner PDAM sangat mendukung upaya PDAM Bandarmasih yang akan melakukan perubahan status dengan lebih mengedepankan orientasi sosial.“Memang perubahan status Perumda ini lebih tepat, karena memang PDAM memberikan pelayanan publik di bidang air minum,’’ ucapnya.

Ia malah khawatir kalau pelayanan air tak mengedepankan sosial. Untuk itulah, kendala yang dihadapi masalah pernyataan modal milik Pemprov ini diharapkan ada solusinya dan jka perlu Pemproplv menghibahkan jumlah dana tersebut agar pelayanan sosial tidak akan terganggu.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca