“PATUH INTAN 2023” Ajang Tertib Berlalu Lintas, Ini Data Kejadian dan Pelanggaran

- Penulis

Senin, 10 Juli 2023 - 12:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Operasi Patuh Intan 2023 selama 14 hari, ini ajang tertib berlalu Lintas mulai Senin 10 Juli sampai Minggu 23 Juli 2023, mengedepankan edukatif dan persuasif disertai humanis, didukung penegakkan hukum secara elektronik (statis dan mobile), maupun teguran terhadap tindakan pelanggaran atau lakalantas.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Pasukan Operasi Patuh Intan 2023 dipimpin Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Robertho Pardede.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kalsel.

Pasukan Operasi Patuh Intan 2023 tersebut terdiri dari personel gabungan dari Kepolisian Daerah Kalsel, TNI, dan instansi terkait lainnya. Mereka dilengkapi dengan peralatan dan sarana pendukung yang memadai untuk melaksanakan tugas dengan optimal.

“Pentingnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu masalah yang perlu segera diatasi.

Operasi yang serentak seluruh Indonesia ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas,” kata Kombes Pol Robertho Pardede.

Diberharapkan pula melalui operasi, masyarakat dapat lebih tertib dan patuh dalam mengikuti aturan lalu lintas sehingga dapat menciptakan keamanan dan kelancaran di jalan raya

Operasi mengerahkan sebanyak 498 personel. Selama periode ini, pasukan akan melakukan tindakan humanis dengan menerapkan tehnologi ETLE terhadap pelanggaran lalu lintas.

Seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, menerobos lampu merah, menggunakan handphone saat berkendara, tidak menggunakan sabuk saat berkendara (Safetybelt) dan pelanggaran lainnya.

“Mengingatkan bahwa pelanggaran lalu lintas tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga berpotensi merugikan orang lain.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

Patuhi aturan, gunakan helm saat berkendara, dan jangan melanggar rambu-rambu lalu lintas. Mari kita ciptakan keamanan dan ketertiban bersama di jalan raya,” tambah Dirlantas.

Berdasarkan data operasi tahun 2022, dikatakan DirLantas menurun dari tahun 2021. Dimana tahun 2022 ada 23 kejadian, sementara ditahun 2021 29 kejadian, mengalami penurunan 20,69 persen.

Sementara jumlah korban meninggal dunia pada operasi patuh intan tahun 2022 sebanyak 9 orang, fatalitas korban, dengan mengalami penurunan sebanyak 4 orang atau 30,77 persen dibandingkan tahun 2021 sebanyak 13 orang.

Sedangkan korban luka berat pada tahun 2022 adalah 4 orang, mengalami penurunan 20 persen dibandingkan operasi di tahun 2021 sebanyak 5 orang.

Kemudian untuk data pelanggaran lalu lintas dengan Tilang Etle Statis pada operasi Patuh Intan 2022 sebanyak 135, Tilang Etle Mobile pada ops patuh 2022 sebanyak 394 perkara apabila
dibandingkan ops patuh 2021 sebanyak 6.674 perkara, terjadi penurunan sebanyak 94,1 persen.

“Secara umum, dari hasil evaluasi tersebut pelanggaran didominasi kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt, rambu, marka jalan,” pungkasnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Api membakar lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:47

Tim Gakkum dan Reskrimsus Polda Kalteng mengamankan Pelaku BG. (Foto: Istimewa)

Hukum

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:40

Personel Polda Kalteng menyuntikkan cairan pemadam api surfaktan ke dalam lahan gambut yang terbakar di Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Selasa (8/9/2026). (Foto: Antara/Rajib Rizali)

Kalteng

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:34

Personel Lanud Sjamsudin Noor saat memindahkan bahan semai ke pesawat BNPB untuk melakukan OMC. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

OMC Semai Tiga Ton Garam

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:28

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca