PA 212 akan Terus Jadi Parlemen Jalanan, Siapa pun Presidennya

- Penulis

Rabu, 5 Desember 2018 - 12:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyebut pihaknya akan terus menjadi parlemen jalanan apapun hasil Pilpres 2019. Sebab, asal mula gerakan ini adalah panggilan moral dalam kasus penodaan agama.

“Insyaallah tetap akan istikamah jadi gerakan moral sebagai parlemen jalanan siapapun presidennya nanti,” tutur Slamet saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (5/12).

Ia mengatakan PA 212 tidak ingin menjadi partai politik. Menurut dia, PA 212 terbentuk atas gerakan moral yang menentang penoda agama. Oleh karena itu, PA 212 akan terus bergerak sebagai gerakan moral.

Keinginan menjadi parlemen jalanan pernah dinyatakan Slamet pada November 2017 silam. Kala itu, dia mengatakan PA 212 tidak akan membubarkan diri meski Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah divonis bersalah melakukan penodaan agama.

Slamet juga tidak ingin PA 212 menjadi parpol atau ormas. Kata dia, saat ini jumlah ormas sudah banyak. Dia lebih ingin PA 212 mengontrol penguasa tanpa menjadi parpol atau ormas.

“Ormas sudah banyak, biarkan kami menjadi parlemen jalanan untuk mengontrol penguasa,” ucap Slamet, kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, akhir November lalu.

Kala itu, Slamet menganggap upaya untuk mempertahankan PA 212 masih relevan. Namun, bentuknya bukan dengan mendaftarkan PA 212 sebagai ormas. Ia menganggap, bentuk PA 212 saat ini merupakan hasil gabungan dari sejumlah ormas Islam. Dengan format seperti itu, PA 212 dinilainya akan lebih leluasa dalam menggalang kekuatan.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Ke depannya, lanjut Slamet, PA 212 akan terus mengawasi pihak-pihak yang berusaha menodai Islam. Kata dia, hal ini dilakukan demi kebaikan Indonesia.

“Menjadikan NKRI yang lebih baik dengan mengharap rida Ilahi,” ucapnya.

Slamet menilai perjuangan melawan penoda agama belum berhenti meski Ahok telah dipenjara. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan akan muncul penoda agama yang baru. PA 212, kata Slamet, bertugas untuk melawan mereka.

“Penodaan agama dan kriminalisasi ulama masih terus berlangsung bahkan gejala Islamophobia kian menguat,” kata Slamet.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menantang PA 212 untuk menjadi partai politik. Sebab, ia menilai kegiatan organisasi yang dilakukan PA 212 selalu bermuatan politis.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca