OPERASIONAL Kapal Penyeberangan Tambahan Dihentikan Polsek karena Belum Lapor

- Penulis

Senin, 25 Januari 2021 - 17:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Operasional kapal penyeberangan tambahan yang baru didatangkan untuk mengurai antrian truk angkutan di kawasan Jalan Brigjen Hasan Basri, Kecamatan Banjarmasin Utara terpaksa dihentikan, Senin (25/01/2021) siang.

Padahal Kapal LCT bernama Kembang Ranisa itu baru tiga kali menyeberangkan truk-truk dengan berbagai macam muatan dengan tujuan wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Saat dikonfirmasi pada pemilik Kapal, H Ranisa mengatakan, terhentinya jasa penyeberangan yang ia sediakan itu lantaran adanya petugas Bhabinkamtibmas yang bertugas dari Polsek Berangas yang datang ke lokasi penyeberangan.

“Baru saja distop tadi oleh petugas kepolisian di sana, kalau tidak salah hitung baru tiga kali menyeberang,” ucapnya pada awak media melalui sambungan telepon.

Ia mengaku tidak mengetahui dengan jelas alasan mengapa jasa penyeberangan yang ia sediakan ini dihentikan oleh petugas.

“Kata petugas yang datang tadi belum lapor ke Polsek dan Pembakal (Kepala Desa) setempat. Jadi terpaksa kami hentikan kapal LCT yang baru datang tadi,” ujarnya.

Alhasil, penghentian tersebut hanya berdampak pada kapal LCT Kembang Ranisa. Sehingga kapal LCT Sama Berjuang yang volumenya lebih besar masih tetap beroperasi.

Dengan tidak diizinkannya kapal penyeberangan tambahan tersebut beroperasi. Otomatis antrean yang menjalar di kawasan kayu tangi akan bertambah.

Pasalnya, berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 11.30 WITA, antrean truk dengan berbagai macam muatan sudah memanjang mulai dari depan RSUD Ansari Saleh sampai depan gerbang utama Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Karenanya, pria dengan sapaan Rani itu mengaku terpaksa menghentikan kapal tambahan miliknya itu beroperasi. “Untuk sementara kita stop aja dulu, ikuti apa yang diinstruksikan aparat keamanan,” tutupnya

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

Sementara itu, Kapolsek Berangas, Ipda Iman Juana menerangkan, bahwa penghentian yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas tersebut dikarenakan belum ada konfirmasi dari pemilik kapal kepada pihak kepolisian.

“Bukan tidak memberi izin beroperasi, tapi pemilik kapal cuma belum ada konfirmasi saja dari pemilik kapal. Takutnya itu kapal milik orang lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya tidak akan menghalang-halangi proses penyeberangan yang dilakukan oleh kapal tersebut. Dengan catatan tidak ada komplain atau keberatan dari masyarakat sekitar.

“Kalau sudah ada konfirmasi ke kita, dan tujuannya demi kebaikan bersama seperti kapal LCT sebelumnya silakan saja,” jelasnya.

Ia menekankan, bahwa pihaknya tidak mematok syarat khusus untuk bisa mengoperasikan kapal ferry penyeberangan untuk truk angkutan.

“Tidak ada syarat khusus, yang penting masyarakat di sekitar lokasi sana (Jalan Alalak Berangas) tidak keberatan. Kita hanya menunggu konfirmasi dari pemilik kapal,” imbuhnya.

Di samping itu, pihaknya juga membatasi waktu operasional penyeberangan, mulai dari pukul 08.00 WITA sampai dengan pukul 18.00 WITA.

“Maksimal sampai jam 6 sore paling tidak sampai jam 7 malam, langsung saya tutup kalau sudah sampai batas waktunya,” tegasnya

Keputusan tersebut merupakan hasil dari kesepakatan bersama antara pihak pemilik kapal dan warga sekitar dengan pertimbangan waktu istirahat warga.

“Apalagi di sana banyak warga yang sudah tua dan anak-anak yang perlu istirahat. Jadi kita batasi waktunya,” tandasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang
BERGESER JABATAN Sejumlah “PAMEN” Lingkup Polda Kalsel, Termasuk Lima Kapolres
MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas
DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak
RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat
INDONESIA Hentikan Impor Solar Menyusul mandatori B50
POLICE EXPO 2026 Digelar Polda Kalsel Momentum Semakin Mendekatkan dengan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:23

PENGAKUAN PEMBUNUH Kakak Ipar, Sakit Hati Sering Ribut dan Pemukulan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:43

RESMI DITUTUP Sekdaprov Kalsel MTQN Tingkat Provinsi di Batola, Piala Bergilir dan Tetap Diraih Kota Banjarmasin

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:16

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:39

MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20

DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:59

RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:55

DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:20

BURONAN PEMBUNUH Kakak Ipar Diringkus Polresta Banjarmasin di Pahandut Kalteng

Berita Terbaru

Plaza Seremoni IKN tampak dariu udara. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

PLAZA Seremoni IKN Raih Honour Award

Jumat, 26 Jun 2026 - 22:03

Belanda dan Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (IMAGN IMAGES via Reuters/JAY BIGGERSTAFF)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Klasemen dan Tim yang Lolos

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca