NU SEDANG SAKIT, Kata Cucu Pendiri NU GUS Aam

- Penulis

Minggu, 29 Desember 2019 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Gus Aam, menilai saat ini NU tengah mengidap sakit parah (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)

 

SuarIndonesia – Agus Solachul Aam Wahib alias Gus Aam yang merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Wahab Chasbullah, menilai bahwa PBNU sedang mengidap sakit parah. Ia mengaku sangat menyayangkan kondisi tersebut mengingat NU lahir dari perjuangan para pendahulunya.

“Saat ini NU betul-betul dalam keadaan sakit. Kalau saya bilang sakitnya parah sekali,” katanya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu (29/12).

Bukan tanpa alasan. Gus Aam lantas membeberkan kondisi yang mencerminkan sakit parah tersebut.

Pertama, organisasi Islam yang berdiri sejak 1926 itu terpecah menjadi dua kubu, yaitu kubu struktural atau pengurus organisasi yang tergabung dalam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan kubu kultural merujuk kepada anggota yang tidak menjadi pengurus.

Gus Aam menilai anggota kubu struktural PBNU cenderung melahirkan kebijakan yang melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART). Dia mengaku tengah merancang pertemuan kyai dan zuriah (tokoh ulama keturunan pendiri NU) di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta guna membahas perkembangan NU terkini.

Rencananya pertemuan di Jawa Timur diadakan pada Februari mendatang, lalu menyusul pertemuan di Jawa Tengah pada Maret. Pertemuan kyai dan zuriah dilanjutkan pada April di Jawa Barat, kemudian hasil akhir akan dibawa ke DKI Jakarta.

Baca Juga :   "KANTOR PLN DISEGEL", Peternak Tebarkan Ribuan Bangkai Ayam

“Ini yang saya sangat prihatin betul, kami sudah kaji. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa dialog, komunikasi, dan musyawarah dengan PBNU bahwa yang dilakukan di kepengurusan PBNU banyak yang keliru, salah, dan melanggar AD ART NU,” paparnya.

Kedua, ajaran NU yang merujuk kepada ahlussunnah wal jama’ah telah banyak disusupi oleh mazhab (aliran) tertentu. Akibatnya melenceng dari kaidah ahlussunnah wal jama’ah itu sendiri.

Dulu, lanjut Gus Aam, anggota NU senantiasa menjaga kerukunan dalam tubuh NU sendiri maupun dengan organisasi lainnya seperti Muhammadiyah.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Gus Aam mengaku tengah merencanakan pembentukan komite khitah, yang nantinya bertanggung jawab untuk membawa NU kembali kepada khittah atau jati dirinya. Dia berharap pada kyai dan zuriah dapat ikut serta dalam Muktamar NU yang akan diselenggarakan pada Oktober 2020 mendatang.

“Sehingga kami bisa mewarnai, bisa membentuk NU harus kepada jati dirinya dan khitah-nya sehingga kami bisa berjuang seperti dahulu kala,” katanya.

CNNIndonesia.com sudah berupaya menghubungi Ketua Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas untuk menanggapi pernyataan Gus Aam. Namun yang bersangkutan belum merespons. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng
MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla
INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla
WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05