Suarindonesia – Travelindo Group secara resmi mengumumkan transformasinya sebagai penyedia jasa umroh dan haji di Banua yang berkualitas.
Owner Travelindo Group H Supriadi bahkan mengklaim, melalui transformasi yang dilakukan pihaknya ini, dirinya menjamin pelayanan yang diberikan pada jemaah akan semakin membaik dan profesional ke depannya.
“Banyak hal yang sudah kami transformasikan di manajemen Travelindo Group, mulai dari hal yang terkecil hingga hal terbesar,” ujarnya, Sabtu (24/8/2019) malam di sela kegiatan Launching New Travelindo Group bersama mitra kerja dan masyarakat di Hotel Mercure Banjarmasin.

Misalnya untuk logo dan tagline Travelindo Group melakukan perubahan. Untuk tagline Travelindo kini menjadi pilihan tepat menuju Baitullah dan Banu Mibras Wisata yang berganti nama Banu Wisata taglinenya ekonomis dan pelayanan prima.
“Untuk baju resmi pegawai dan jemaah kini menggunakan kain sasirangan. Hal ini sebagai upaya kami dalam mendukung pengrajin kain sasirangan lokal di Banua,” tambahnya.
Kemudian untuk transformasi besar yang sudah dilakukan di antaranya mengganti jajaran manajemen dengan orang-orang yang lebih muda dan memiliki kompetensi mumpuni di bidangnya.
Selain itu Travelindo Group juga mulai mengembangkan pasar bisnis baru, yakni menjual visa umroh dan haji, menjual tiket penerbangan ke Arab Saudi, hotel dan penyedia jasa LA.

“Dengan transformasi yang dilakukan ini kami optimis dapat kembali menjadi market leader penyedia jasa umroh dan haji di Wilayah Kalimantan ke depannya,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Drs. Siswansyah mengapresiasi upaya Travelindo Group untuk bertransformasi menjadi penyedia jasa umroh dan haji yang lebih baik dan profesional ke depannya.
Ia pun mengapresiasi keinginan Travelindo Group untuk menggunakan kain sasirangan bagi para karyawan dan jemaahnya. Hal ini tentunya bisa berdampak positif bagi geliat ekonomi mikro yang ada di Banua.
“Kami berharap bahkan kedepannya pelaku usaha travel lainnya juga ikut menggunakan kain sasirangan. Dengan demikian maka selain bisa membantu perekonomian pengrajin kain sasirangan, juga bisa menjadi sarana promosi kain sasirangan ke pasar dunia,” pungkasnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















