MENYULAP Ikan Sepat jadi Nuget Anti Stunting

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 22:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi unik nuget dari olahan ikan Sepat. (Foto: Istimewa)

Inovasi unik nuget dari olahan ikan Sepat. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Putri Kartika Sari, Dosen Universitas Borneo Lestari (UBL) ini membuat inovasi unik. Kartika memanfaatkan ikan sepat untuk mengubahnya menjadi olahan yang bisa mencegah stunting pada anak.

“Produk olahan ini kami harap dapat menjadi alternatif pangan lokal yang sehat, praktis, dan bernutrisi,” ujar Kartika, Jumat (7/11/2025).

Selama empat bulan, kegiatan ini melibatkan 20 ibu kelompok nelayan dan 20 ibu kader posyandu yang diajak untuk belajar mengolah ikan sepat (Trichogaster pectoralis) menjadi produk bergizi tinggi, seperti nugget ikan sepat dan tepung ikan sepat. Ia ingin, produk olahan ikan sepat itu bisa mendongkrak perekonomian keluarga nelayan sekitar.

“Selain itu, produk olahan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting di daerah kami, yang juga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Kartika.

Kartika menjelaskan bahwa inovasi itu terbentuk usai tim dosen UBL berhasil meraih hibah Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Berdampak tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca Juga :   CHAMPIONSHIP 2025/26: Barito Putera Pesta Tiga Gol

“Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal dalam upaya pencegahan stunting melalui inovasi produk olahan ikan sepat yang kaya akan gizi,” tutur Kartika sebagaimana dikutip dari laman detikKalimantan.

Kartika pun mengungkapkan terima kasihnya atas program dana hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sebab, dengan adanya program itu ia dan tim bisa memperkenalkanpotensi lokal Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas, mengurangi ketergantungan pada produk pangan luar daerah.

“Selain itu, program ini diharapkan dapat dan mendorong keberlanjutan ekonomi berbasis sumber daya alam yang ada,” ungkap Kartika.

Program ini diharapkannya bisa menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada potensi lokal dan diharapkan dapat mendukungupaya penurunan angka stunting di Kalimantan Selatan serta wilayah Indonesia lainnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
PENETATAPAN 1 Syawal 1447 Hijriyah, Muhammadiyah Menyampaikan Jatuh pada Jumat, Sedangkan NU Berpotensi Sabtu
SEORANG KAKEK Tak Bernyawa Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura
PEMELIHARAAN TOTAL, Irigasi Riam Kanan Dikeringkan
DESAK EVALUASI Aturan Perizinan Kapal Sungai, Ketua DPRD Kalsel : “Tidak Boleh Mematikan Ekonomi Kerakyatan”
PEMBUNUH SEORANG BURUH di Banjarmasin, Empat Tersangka Diamankan Polisi
PERKELAHIAN BERDARAH di Pekapuran Raya, Seorang Tewas Penuh Bacokan
GPM KALSEL, Harga Ikan dan Telur Dipangkas 50 Persen

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:53

TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:16

PENETATAPAN 1 Syawal 1447 Hijriyah, Muhammadiyah Menyampaikan Jatuh pada Jumat, Sedangkan NU Berpotensi Sabtu

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:39

SEORANG KAKEK Tak Bernyawa Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:44

PEMELIHARAAN TOTAL, Irigasi Riam Kanan Dikeringkan

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35

PEMBUNUH SEORANG BURUH di Banjarmasin, Empat Tersangka Diamankan Polisi

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:11

PERKELAHIAN BERDARAH di Pekapuran Raya, Seorang Tewas Penuh Bacokan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:37

GPM KALSEL, Harga Ikan dan Telur Dipangkas 50 Persen

Senin, 16 Maret 2026 - 12:45

KEPEDULIAN IJTI Kalsel untuk Insan Pers dan Masyarakat

Berita Terbaru

Headline

PEMELIHARAAN TOTAL, Irigasi Riam Kanan Dikeringkan

Selasa, 17 Mar 2026 - 23:44

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca