MENGERING Pohon di Jalan A Yani akibat Cuaca Panas dan Kekecilan Media Tanam

MENGERING Pohon di Jalan A Yani akibat Cuaca Panas dan Kekecilan Media Tanam

SuarIndonesia – Puluhan batang pohon jenis mahoni yang ada di median Jalan A Yani Kota Banjarmasin terlihat mengering. Daun-daunnya pun sudah mulai menguning berjatuhan ke badan jalan.

Alhasil, rimbunnya dedaunan pohon yang biasanya menjadi peneduh bagi pengguna jalan di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini terlihat mulai gundul.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatakan, bahwa kondisi itu terjadi lantaran teriknya matahari yang belakangan terjadi di Kota Seribu Sungai ini.

“Dari laporan yang masuk, pohon yang kering ini terjadi di sepanjang Jalan A Yani mulai Km (Kilometer) 4 sampai 6,” ucapnya saat dihubungi awak media, Sabtu (24/04/2021) sore.

Menurutnya, selain cuaca panas yang terjadi dalam sepekan terakhir. Penyebab mengeringnya pohon tersebut juga dikarenakan sempitnya media tanam dari pohon tersebut terlalu sempit.

“Karena terlalu sempit itulah proses pembahasannya terganggu. Kemudian ditambah panasnya terik matahari,” ungkapnya.

Karenanya, untuk menangani kondisi tersebut Mukhyar mengaku sudah menginstruksikan petugas DLH untuk lebih menambah intensitas penyiraman. Khusus bagi pohon yang berada di sepanjang Jalan A Yani.

“Beberapa hari ke belakang penyiraman sudah kami tambah jadi tiga kali, yaitu pada malam, subuh setelah sahur ditambah sekali lagi penyiraman di pagi hari,” jelasnya.

Kemudian, agar bisa menjaga kelembaban media tanam, mulai hari ini, Sabtu (24/04/2021) pihaknya akan kembali menambah intensitas penyiraman di sore hari.

“Jadi satu hari pohon di kawasan A yani diberi empat kali penyiraman,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin ini.

Di samping itu, ia menilai bahwa kondisi keringnya pohon di median jalan sudah menjadi siklus tahunan bagi pohon angsana. Sehingga akan pulih dengan sendirinya jika pembasahan cukup.

“Yaa kota harapkan hujan bisa turun supaya cuaca di Banjarmasin bisa lebih teduh. Tidak seterik yang terjadi dalam sepekan terakhir ini,” imbuhnya.

Ia juga menjamin bahwa kondisi tersebut tidak akan sampai membuat pohon angsana mati. Selain itu jenis pohon itu sendiri diakuinya memang tidak tahan dengan cuaca panas.

Lantas, apakah ada upaya lain yang dilakukan Pemko terkait sempitnya media tanam sehingga membuat layu dan mengeringnya pohon di median jalan?

Terkait hal itu, Mukhyar menjelaskan bahwa pihaknya tentu pasti akan berkoordinasi dengan pihak terkait yang penanggungjawab untuk wilayah Jalan A Yani.

“Pasti akan kita koordinasikan. Lagian ada sebagian trotoar di tengah jalan raya yang rusak. Jadi sekaligus kita meminta aga diperlebar untuk media tanamnya,” pungkasnya.(SU)

 282 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: