MANAJEMEN Vivizubaedi Jambi Diduga Tahan Ijazah Karyawan, Begini Repon Istri Wali Kota Banjarbaru

- Penulis

Kamis, 19 September 2024 - 19:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Manajemen Vivizubedi cabang Jambi diduga menahan ijazah asli milik sejumlah karyawannya. Upah yang diterima pekerja juga dinilai jauh dari kata layak.

Karena dugaan itu, media sosial milik Vivi Zubedi, baik Instagram maupun TikTok, ramai diserbu warganet.

“Bu Vivi, kenapa ya kerja di Vivizubedi di Kota Jambi gajinya gak sesuai dengan pekerjaannya dan jauh sekali dari UMR Kota Jambi, tapi dituntut ijazah asli ditahan dan Hp disita 12 jam selama kerja. Kalau resign ijazah asli tidak dikembalikan,” ucap salah satu akun di TikTok.

Mendapat pertanyaan itu, respon Vivi Zubedi memilih cari aman dan malah melempar tanggung jawab ke manajemen cabang Jambi.”Manajemen masing-masing daerah berbeda dengan manajemen pusat. Begitupun dengan kebijakan internalnya. Mohon untuk hal ini langsung konfirmasi kepada manajemen cabang yang dimaksud,” katanya.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

“Klarifikasi dulu, Bu, bisnis yang lagi masalah nih. Ini bisnis atau penjajahan?”, ucap akun Bahrannuraman.

Dugaan ini pun cepat menyebar. Bahkan ada makin banyak warganet yang mencibir hal tersebut.

“Wah, gitu ya. Bisnisnya ngeri sekali. Sampe nahan ijazah. Padahal kan suaminya Wali Kota, masa ga tau UU-nya terkait penahanan ijazah dalam dunia pekerjaan,” tulis akum TikTok Ahmad Jalaludin.

Ada pula komentar dari akun Mamat Tompel yang menyebut penahanan ijazah sebagai pelanggaran HAM.

“Penahanan ijazah asli termasuk bentuk tindakan melanggar HAM, karena menghalangi hak pekerja untuk mendapatkan penghasilan serta pekerjaannya,” ucapnya. (*)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel
MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina
TERDAKWA Pecatan Polisi, Pembunuh Mahasiswi ULM “Lolos” dari Hukuman Lebih Berat
MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat
AKSI MASSA di Gedung DPRD Kalsel, Soroti MBG dan Nasib Guru Honorer
TERINDIKASI JUDOL, 11 Ribu Penerima Bansos Dicoret pada Triwulan I
HEBOHKAN DUGAAN PEREKAMAN Diam-diam di Toilet Pasar Sentra Antasari
DIPERCEPAT Penyelesaian dan Penetapan Batas 1.871 Desa di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51

MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:33

ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20

PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00

SOSOK PRIA Videonya Viral, Khalikin Buka Suara dan “Gentlemen” Minta Maaf ke Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23

SERATUS DRIVER SKPD Pemprov Dilatih Ditlantas Polda Kalsel Keterampilan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca