MAMA KHAS BANJAR “Dikuliti Opini” Orang-orang Kuat

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 00:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Berbagai opini menggunakan orang-orang kuat lagi berkuasa – termasuk mengatasnamakan kelompok masyarakat, digalang menyudutkan Mama Khas Banjar.

Muncul pertanyaan awam, siapa sebenarnya musuh UMKM tersebut, sehingga sebegitu massif opini dibangun untuk menyudutkannya?.

Tidak tanggung-tanggung, setingkat kepala dinas, turut membuat pernyataan yang menggiring opini publik, bahwa Mama Khas Banjar bersalah, menjual produk yang tidak mencantumkan label kadaluarsa.

Kepala dinas adalah simbol pemerintah yang mestinya bertindak imparsial.

Artinya, pendapat dan sikapnya tidak memihak, netral, tidak berat sebelah, tidak boleh bias dalam beropini dan bersikap.

Bukankah Gubernur sendiri dalam salah satu tayangan videonya menyatakan, kami pemerintah bersikap netral.

Mestinya karena berada pada posisi netral, tidak mudah terperangkap untuk turut menggiring opini yang dapat memojokkan UMKM. Kalau pemerintah turut menguliti UMKM.

Lantas siapa lagi yang melindunginya?, Mestinya pemerintah justru mengambil alih kasus tersebut untuk membina dan mendampingi UMKM agar mampu menghadapi tantangan.

Bukankah orang tua dari UMKM adalah pemerintah itu sendiri?.

Atau minimal, memiliki referensi berimbang dari para pihak yang sedang bersengketa.

Sudahkah Kepala Dinas menanyakan, menggali dan mencermati sedemikian rupa dari sisi Mama Khas Banjar?.

Kalau belum, mestinya, sebagai bagian dari netralitas, jangan berpendapat apapun.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

Era media sosial yang dilumuri dengan post truth seperti sekarang ini, sulit bagi warga mendapatkan berita yang sebenarnya.

Apalagi ketika media massa telah mati tergilas arus informasi digital yang liar.

Fakta obyektif yang mestinya menjadi berita mencerdaskan, sangat sulit dihadirkan dalam membentuk opini.

Sebaliknya kepalsuan, kebohongan, informasi palsu, lebih mudah diterima dan dipercaya dari pada fakta.

Pada saat tokoh publik setingkat kepala dinas turut serta menggiring opini, ketika itulah kebohongan dan kebenaran tersamarkan.

Lagi-lagi pertanyaan awam mendesak untuk diungkap, siapa sebenarnya musuh Mama Khas Banjar, hingga opini digiring sedemikian rupa untuk mengulitinya?.

Ada apa berbagai konten diproduksi untuk mengadilinya, bahkan mendahului proses hukum dari peradilan itu sendiri?.

Dimana keberpihakan pemerintah pada UMKM? (Oleh: Noorhalis Majid)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
SUMPAH PEMUDA 2026 Jangan Hanya Patriotik, Beranilah Menuntut Keadilan
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:45

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59