MA Kirim Tim Selidiki Dugaan Hakim Selingkuhi Panitera Isteri Kolega

- Penulis

Senin, 3 Desember 2018 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Badan Pengawas Mahkamah Agung membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan perselingkuhan Hakim Pengadilan Negeri Bali berinisial D dengan panitera berinisial C. Padahal C sudah bersuami yang juga berprofesi sebagai hakim berinisial P.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah menyebut tim khusus itu sudah dikiirim ke Bali untuk menelusuri lebih jauh dugaan kasus ‘pebinor’ alias perebut bini orang. Tim sudah terbang ke Bali sejak Minggu (2/11).

“(Tim) turun ke tempat yang diributkan itu (Bali). Timnya sudah dibentuk dan sudah diberangkatkan ke daerah tujuan kemarin. Berarti sekarang sedang meneliti atau mencari informasi di tempat tujuan,” ujar Abdullah kepada CNNIndonesia.com, Senin (3/12).

Abdullah menyatakan tim itu akan melakukan pemeriksaan. Tak cuma kepada D dan C, melainkan semua orang yang kemungkinan mengetahui dugaan perselingkuhan tersebut.

Abdullah mengaku tak mengetahui pasti jumlah orang yang akan ataupun sudah diperiksa oleh tim dimaksud.

“Tim memeriksa semua orang yang kemungkinan mengetahui perbuatan mereka. Nanti juga orang yang dilaporkan juga akan diperiksa, jadi semuanya imbang,” tambahnya.

Diberitakan detikcom, Kabar perselingkuhan antara Hakim D dan panitera C itu mencuat sejak percakapan mesra mereka berdua via Whatsapp tersebar di media sosial.

Baca Juga :   BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Dengan panggilan sayang papa-mama, D diduga mengajak C untuk mandi bersama, sementara sang suami P diketahui sedang dinas di Nusa Tenggara. Kabar itu sontak disebut-sebut sebagai pelanggaran etik seorang hakim.

Namun, Abdullah berdalih kasus dugaan perselingkuhan ini masih dalam sebatas pelapor dan terlapor.

Meski demikian, ia menegaskan kasus ini akan ditindaklanjuti lebih jauh oleh MA jika memang benar ditemukan pelanggaran di dalamnya.

“Kita nunggu hasil penelitian, hasil kajian, hasil pemeriksaan, ditunggu dulu. Jadi sampai sekarang kita positive thinking dulu. Kalau memang ada (pelanggaran) ya pasti ada tindak lanjut,” ujar dia. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca