KURANGI ANTREAN, Pemilik Kapal LCT Sama Berjuang Minta Penambahan Jam Operasional

- Penulis

Senin, 25 Januari 2021 - 16:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Antrean panjang penyeberangan truk yang menjalar di sepanjang kawasan Kayu Tangi atau Jalan Brigjen Hasan Basri, Kecamatan Banjarmasin Utara menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Pasalnya badan truk yang sedang menunggu giliran untuk diseberangkan oleh Kapal LCT Sama Berjuang dengan nomor lambung 018 itu sudah memakan separuh badan jalan di lajur arah ke Kabupaten Barito Kuala.

Alhasil, lajur sepeda yang ada di kawasan itu pun ikut menjadi termakan oleh antrean truk.

Berdasar pantauan pada Minggu (24/01/2021) petang, antrean truk berbagai jenis muatan tersebut terjadi mulai dari depan gang Polsek Banjarmasin Utara hingga depan Rumah Makan Wong Solo, Kayu Tangi.

Salah seorang warga, Rahmad mengatakan bahwa dirinya sedikit terganggu dengan adanya antrean truk yang memiliki dimensi besar itu.

“Apalagi kalau jam sibuk seperti sore dan pagi hari. Pengguna jalan seakan berdesak-desakan agar bisa cepat sampai ke tujuan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar pihak terkait baik dari Pemerintah Kota Banjarmasin maupun pemilik kapal bisa memberikan solusi agar antrean yang ada ini tidak sampai mengganggu pengguna jalan lain.

“Kasian juga mereka yang antre, berjam-jam menunggu giliran untuk diseberangkan. Soalnya dari infonya yang saya dapat hanya satu kapal yang digunakan untuk menyeberangkan truk angkutan yang jumlahnya selalu bertambah ini,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Pemilik Kapal Kapal LCT Sama Berjuang 018 yang digunakan sebagai sarana penyeberangan kapal, H Ranisa mengaku pihaknya mempunyai keterbatasan waktu pelayanan.

Baca Juga :   KALTENG Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Pekebun Sawit Rakyat

“Kita hanya diberi waktu mulai jam 7 pagi hingga jam 8 malam saja untuk menyeberangkan. Jadi banyak truk yang belum bisa diseberangkan kalau hanya beroperasi dengan waktu yang disediakan,” ucapnya pada awak media melalui sambungan telepon, Minggu (24/01/2021).

Ia membeberkan, pembatasan waktu tersebut merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Polsek Berangas Polres Batola. Sehingga penyeberangan yang sebelumnya dilakukan sampai jam 3 malam. Kini tidak bisa dilakukan lagi.

“Kita berharap jam operasional kapal kita bisa ditambah. Bukan apa-apa, kita hanya ingin memecah atau mengurangi antrean truk yang panjang dan beresiko menyebabkan kemacetan di Kayu Tangi,” harapnya.

Ia menjelaskan, dengan dibatasinya jam operasional tersebut mengakibatkan antrean truk yang selalu bertambah tidak bisa terangkut dan bertumpuk di kawasan jalan Brigjen Hasan Basri.

“Kalau bisa ditambah, paling tidak sampai pukul 12 malam atau sampai antrean di Kayu Tangi berkurang. Ini demi kenyamanan para pengguna jasa penyeberangan kota juga,” ujarnya.

Selain itu, untuk mengurai antrian, pria dengan sapaan Rani itu juga berencana akan kembali menambah satu buah kapal LCT miliknya yang diperkirakan akan tiba pada dalam waktu dekat.

“Kapalnya dijadwalkan akan tiba besok atau lusa. Karena kalau tidak ditambah dengan waktu yang terbatas seperti sekarang ini, ditakutkan akan menambah panjang antrean di kawasan Kayu Tangi,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji
PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan
PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca