KPH Cantung Kembangkan Agroforestri Berbasis Tanaman Buah-Padi

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) menanami lahan pada Program Fasilitasi Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) Tahun Anggaran 2025 di wilayah izin perhutanan sosial KPH Cantung di Kotabaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok KPH Cantung)

Salah satu anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) menanami lahan pada Program Fasilitasi Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) Tahun Anggaran 2025 di wilayah izin perhutanan sosial KPH Cantung di Kotabaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok KPH Cantung)

SuarIndonesia — Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cantung, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengembangkan program agroforestri berbasis tanaman buah-buahan bernilai ekonomi tinggi, dipadukan dengan tanaman padi varietas gogo di Desa Hampang dan Bukukan, Kabupaten Kotabaru.

Kepala KPH Cantung Fajar Noor di Kotabaru, Kamis (18/12/2025), mengatakan kegiatan ini merupakan Program Fasilitasi Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) Tahun Anggaran 2025 di wilayah izin perhutanan sosial KPH Cantung.

“Jenis tanaman buah yang dikembangkan meliputi mangga okulasi, alpukat, kelengkeng, jambu, sirsak, dan durian, yang ditanam dengan pola tumpang sari sesuai karakteristik lahan perhutanan sosial,” ucapnya.

Di wilayah KPH Cantung, kata dia, Program FAPE-PS dilaksanakan pada dua Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) yakni KPS HKm Hampang Lestari di Desa Hampang seluas 15 hektare dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Setia Kawan di Desa Bungkukan seluas 15 hektare.

“Di kedua lokasi tersebut tanaman buah menjadi komponen utama agroforestri jangka menengah dan panjang, sedangkan padi gogo berperan sebagai penopang ketahanan pangan masyarakat,” tutur Fajar melansir dari AntaraNews.

Fajar menjelaskan pengembangan tanaman buah dalam skema perhutanan sosial memiliki nilai strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian hutan.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Secara teknis ia mengatakan pendampingan dilaksanakan oleh Tim FAPE-PS yang melibatkan penyuluh kehutanan KPH Cantung.

Pendampingan tersebut, kata dia, bertujuan meningkatkan kapasitas KTH dalam perencanaan, penanaman, dan pemeliharaan agroforestri, mulai dari sosialisasi program, penentuan lokasi tanam, penyediaan bibit dan sarana produksi, hingga pendampingan teknis budi daya di lapangan.

Melalui Program FAPE-PS, Fajar mengharapkan KTH mampu mengoptimalkan potensi lahan hutan secara lestari melalui pemanfaatan komoditas yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Dia optimistis program ini akan mendorong pengelolaan kawasan perhutanan sosial yang produktif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

“Kami berharap Program FAPE-PS dapat menjadi model pengelolaan perhutanan sosial yang produktif, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang melalui pengembangan tanaman buah unggulan,” ujar Fajar Noor. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57