SuarIndonesia – Kepala BNPT Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Komjen Pol Dr. Drs. Boy Rafli Amar MH, berharap kejadian cukup menggemparkan di Polsek Daha Selatan Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalsel, tidak terulang lagi dikemudian hari.
Dan kasus ini terus ditindak lanjuti serta protap keamanan lebih ditingkatkan lagi.
“Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menyaring informasi, khususnya media internet dari hal yang negatif apalagi mengandung sara dan lainnya,” katanya, yang didampingi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH, ketika tiba di Kalsel, Sabtu (6/6/2020).
Kepala BNPT dan rombongan kemudian datangi Mapolsek Daha Selatan dan ke rumah duka Bripka (Anumerta) Leonardo Latupapua gugur.
Sedangkan satu korban lainnya, Brigadir Djoman Sahat Manik Raja, mengalami luka sabetan samurai, tapi nyawanya tertolong
Jenderal bintang tiga ini berpesan pula selalu memantau generasi muda yang dominan pengguna Media Sosial (Medsos), sehingga tidak ada penyalahgunaan dan terpengaruh hal yang negatif.

Kunjungan itu dalam rangka supervisi atas kasus penyerangan di Polsek Daha Selatan.
Selain ke Polres HSS, rombongan sekembalinya di Kota Banjarbaru bersilaturahmi dengan Ketua MUI Provinsi Kalsel dan tokoh agama.
Dengan kedatangan Kepala BNPT, personel Kepolisian yang bertugas di wilayah Kalimantan Selatan mendapat arahan dan pengalaman berguna sehingga dapat mengatisipasi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban yang berisiko tinggi.
Termasuk jika terjadi ancaman terorisme diwaktu yang akan datang. menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas peristiwa yang terjadi.

“Kami berdoa semoga almarhum meninggal sebagai syahid, karena kami tahu almarhum saat melaksanakan tugas menjaga keamanan masyarakat,” tutur Komjen Pol Boy Rafli Amar. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















