SuarIndonesia – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Supian HK, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menghadiri sekaligus memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pengajian 5 Rajab 1447 Hijriah di Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru, Kamis (25/12/2025) sore.
Kehadiran pimpinan DPRD Kalsel bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menunjukkan peran aktif legislatif tidak hanya dalam fungsi legislasi dan anggaran, tetapi juga dalam pengawasan serta penguatan sinergi lintas sektor, khususnya pada agenda keagamaan berskala besar.
Supian HK menegaskan, DPRD Kalsel berkepentingan memastikan setiap kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar mendapat jaminan keamanan yang maksimal.
Hal tersebut sejalan dengan tugas DPRD sebagai representasi rakyat dalam menjaga rasa aman dan kenyamanan masyarakat.
“Legislatif hadir untuk memastikan seluruh unsur pengamanan bekerja optimal. Apel gelar pasukan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan koordinasi agar pelaksanaan Pengajian 5 Rajab berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Supian HK.
Ia menilai kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan yang terkoordinasi menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Lebih lanjut, Supian HK menekankan bahwa tanggung jawab keamanan tidak hanya berada di pundak aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta partisipasi aktif masyarakat.
DPRD akan terus mendorong kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga kondusivitas daerah.
“Pengajian 5 Rajab memiliki makna religius dan sosial yang besar bagi masyarakat Kalsel. DPRD berharap kegiatan ini berlangsung lancar dan membawa keberkahan, sekaligus memperkuat persatuan umat,” pungkasnya.
Apel gelar pasukan menjadi wujud nyata sinergi antara legislatif, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketertiban umum, khususnya pada momentum kegiatan keagamaan yang diperkirakan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah.(*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















