KERUMUNAN Vaksinasi di Tengah PPKM Level 4 Dibubarkan

- Penulis

Kamis, 5 Agustus 2021 - 00:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kegiatan vaksinasi massal yang digelar Pemko Banjarmasin bersama TNI dan Polri di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin malah menjadi kerumunan.

Padahal, Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini masih menyandang status PPKM Level 4 akibat tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Ratusan warga tampak memadati kawasan tersebut. Petugas yang berjaga bahkan tampak kewalahan untuk menertibkan warga.

Bahkan tak sedikit warga yang sudah lama mengantre terpaksa dipulangkan dan gagal menjalani vaksinasi dosis kedua untuk mengurai kerumunan.

Selain itu, dibubarkannya antrean tersebut, juga dikarenakan pada kegiatan ini petugas hanya menargetkan sebanyak 1.000 orang per hari.

Alhasil, tak sedikit warga yang diminta putar balik gegara target sudah terpenuhi.

“Sudah penuh tadi kata petugasnya,” ucap salah seorang warga, Eka.

Wanita berusia 29 tahun itu mengaku baru mendapat informasi adanya kegiatan vaksinasi massal pada pagi tadi melalui media sosial.

 

 

KERUMUNAN Vaksinasi di Tengah PPKM Level 4 Dibubarkan (2)

 

 

Ia pun mengaku antusias datang dari tempat kerjaan di Liang Anggang Kota Banjarbaru menuju GOR Hasanuddin demi mendapat suntik vaksin dosis kedua.

“Karena di mana-mana stok vaksin kosong. Saya sudah vaksin pertama pada 6 Juli,” ujarnya.

Nasib sama dialami Dodi, warga Banjarmasin berusia 47 tahun itu juga tak kebagian jatah vaksin hari ini.

Dodi pun terpaksa harus kembali ke gedung olahraga di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin Tengah, pada besok (5/8) lebih pagi lagi demi dapat suntik vaksin dosis kedua.

“Vaksin pertama tanggal 26 Juni. Seharusnya vaksin dosis kedua dijadwalkan tanggal 24 Juli, tapi karena vaksin di puskesmas kosong. Lalu, kata petugas juga tidak apa-apa jedanya lebih sebulan,” ujarnya.

Kondisi itu diakui oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Ia menilai, adanya penumpukan atau kerumunan justru bertentangan dengan penerapan PPKM Level 4.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Menangani hal itu, Ibnu mengaku sudah menyarankan panitia penyelenggara, agar warga yang menjalani vaksinasi diatur per-shift. Misalnya, dalam sejam, yang divaksin berjumlah 200 orang.

“Mulai besok (Kamis) diatur seperti itu. Tadi sudah dibagikan kupon antreannya. Sehingga tidak terjadi lagi penumpukan hingga kerumunan antrean,” harapnya.

Diketahui. Vaksinasi massal di GOR Hasanuddin HM digelar sejak tanggal 4 hingga 6 Juli. Ditargetkan dalam sehari, ada 1.000 warga yang divaksin.

Tapi sekali lagi, vaksinasi ini hanya diperuntukkan bagi warga yang hendak menjalani dosis kedua. Ibnu menekankan, tak ada persyaratan administrasi khusus bagi warga yang ingin mendapatkan vaksin dosis kedua.

“Warga cukup membawa KTP dan sertifikat vaksin dosis pertama,” tegasnya.

Terpisah. Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, total capaian vaksinasi secara keseluruhan di Kota Banjarmasin, dari tahap pertama hingga ketiga yang sasarannya adalah masyarakat umum sudah menembus angka 27,6 persen.

Artinya, masih jauh dari yang diinginkan.

“Minimal untuk pembentukan herd immunity itu, 80 persen dari jumlah total penduduk sudah harus divaksin,” tambahnya.

Untuk itu, melalui vaksinasi massal yang digelar selama beberapa hari sedari kemarin (4/8) itu diharapkan bisa menyuntikkan vaksin dosis kedua sebanyak-banyaknya.

“Ada 69 ribu orang sasaran yang belum divaksin dosis kedua. Semoga bisa diselesaikan, kalau ada vaksinnya,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca