SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menekankan keberadaan penggunaan kendaraan listrik atau “Electric Vehicle” (EV) mampu menjaga kualitas lingkungan di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru.
Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalsel Miftahul Chair di Banjarmasin, Kamis (7/8/2025), mengapresiasi PT Angkasa Pura I dan mitra kerja yang menghadirkan moda transportasi ramah lingkungan guna mendukung mobilitas rendah emisi di area bandara.
Menurut Miftahul, kehadiran kendaraan listrik menjadi langkah strategis mendukung transportasi berkelanjutan dan memperhatikan kesehatan serta kualitas udara sekitar bandara.
“Inovasi transportasi ramah lingkungan kini menjadi kebutuhan, bukan sekadar pilihan. Ini selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan di Kalsel,” ujarnya.
Ditegaskan, Pemprov Kalsel mendorong penggunaan teknologi bersih secara berkelanjutan termasuk keberadaan unit kendaraan listrik di Bandara Syamsudin Noor menjadi simbol kemajuan modern yang tetap menjaga kelestarian.
Ia berharap kendaraan listrik tak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tapi juga menambah kenyamanan dan pengalaman penumpang yang berkunjung ke Kalsel.
“Dengan kendaraan listrik, kita harap kualitas udara membaik dan bandara makin membanggakan sebagai wajah Kalsel di mata pengunjung,” tutur Miftahul dilansir dari ANTARANews.
Kini, Bandara Intrnasional Syamsudin Noor menjadi bandara ketiga di Indonesia yang menghadirkan layanan kendaraan listrik setelah Jakarta dan Bali.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Syamsudin Noor Khaerul Assidiqi mengungkapkan, saat ini tersedia tiga unit mobil listrik dan satu motor listrik yang bisa dipesan lewat aplikasi Grab.
Khaerul menyebutkan layanan kendaraan listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pelayanan modern dan berkelanjutan bagi pengguna bandara.
Pada 2024, Bandara Syamsudin Noor telah melayani 3,1 juta penumpang dengan kapasitas bandara mencapai 7 juta orang per tahun.
Dia juga menyebutkan rencana pembukaan rute internasional Banjarmasin – Kuala Lumpur dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025.
Kehadiran kendaraan listrik dan rute baru diharapkan Bandara Syamsudin Noor terus meningkatkan konektivitas dan mutu layanan transportasi udara di Kalsel. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















