KEDATANGAN Denny Indrayana Ditolak dan Diteriaki Petani Plasma

- Penulis

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Para petani plasma di Kecamatan Pulau Laut Barat dan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, berunjuk rasa menolak kedatangan Denny Indrayana, Kamis (3/6/2021).

Mereka menilai advokasi Denny dan Timnya kepada petani selama ini hanya kedok demi kepentingan politik menjelang PSU Pilkada Kalsel.

“Pak Denny bulik! Pak Denny bulik! Pak Denny bulik!” teriak massa yang menghadang kedatangan Denny dan timnya di Lontar, ibu kota Kecamatan Pulau Laut Barat.

Massa yang di antaranya para ibu membentangkan spanduk bertuliskan “Pak Denny kenapa ke Lontar? Kami kada suah menguasakan plasma kami ke pian.”

Polisi terpaksa mengamankan Denny Indrayana dan tim dari massa yang terus merangsek mendekat.

“Masyarakat Lontar tidak ingin Denny Indrayana datang karena sebenarnya hanya demi kepentingan politiknya menjelang PSU di wilayah Kalsel,” kata Jusamsyah, warga Desa Kampung Baru.

“Selesaikanlah dulu sajalah urusan di Pilgub, baru silahkan datang temui kami masyarakat di sini jika ingin ada dibicarakan.

Kami tolak agar tak jadi kerawanan dan hal lainnya di sini,” tambah Jusamsyah.

Kecurigaan para petani membuncak setelah mengetahui bahwa Koperasi Sipatuo yang selama ini dibela Denny Indrayana ternyata sedang bermasalah di Polres Kotabaru.

Menurut Jusamsyah, masyarakat berunjuk rasa menolak kedatangan Denny Indrayana karena sudah tidak percaya lagi terhadap pengurus Koperasi Sipatuo yang justru banyak melakukan penggelembungan Kartu Kuning dan hanya menguntungkan para pengurus koperasi.

Baca Juga :   PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Yuda, warga Desa Teluk Kemuning, menambahkan bahwa Koperasi Sipatuo sedang diusut pihak Satreskrim Polres Kotabaru terkait dugaan penyelewengan dana koperasi.

“Termasuk indikasi penggelembungan Kartu Kuning yang dilakukan oleh oknum pengurus koperasi yang menyebabkan kerugian sangat besar bagi masyarakat petani,” kata Yuda.

Sementara menurut Suwardi warga Desa Lontar Timur, para petani mulai sadar apa yang sebenarnya terjadi setelah melihat fakta banyaknya warga yang diangkat sebagai karyawan oleh PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) dan persoalan lahan sudah diselesaikan.

“Masyarakat sudah banyak yang diambil sebagai karyawan oleh PT MSAM. Apalagi lahan-lahan milik para petani juga sudah menerima relokasi dan tali asih dari PT MSAM,” pungkas Suwardi. (*/ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan
PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa
DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:23

JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:41

GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 21:27

BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam

Kamis, 17 September 2026 - 19:05

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Kamis, 17 September 2026 - 16:15

DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Headline

GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:41

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca